Waspada pada Kekuatan Setan.
Ibr 9:15,24-28
Mrk 3:22-30
Ahli-ahli Taurat sering mencari cara untuk menjatuhkan Yesus. Mereka menganggap Yesus sedang kerasukan penghulu setan saat mengusir setan. Kebencian dan kesombongan membuat mereka tidak bisa melihat kasih dan kebaikan Tuhan Yesus. Hati mereka jauh dari damai, karena mereka dikuasai oleh kejahatan dan kebencian. Semua itu datang dari kekuatan si jahat.
Apa yang datang dari Allah akan melahirkan damai, suka-cita dan keselamatan. Sebaliknya apa yang keluar dari si jahat adalah konflik, perpecahan, kehancuran dan maut. Oleh karena jika kita dekat dengan Allah maka hidup dipenuhi dengan damai dan suka cita. Kedekatan dengan Allah membentuk pribadi kita untuk bisa menjadi pribadi yang penuh kasih. Jika hati manusia dipenuhi dengan kasih, maka ia akan membawa damai bagi semua orang. Sehingga bukan perpecahan yang dimunculkan, namun kerukunan dan damai.
Si jahat selalu mencoba menggoda manusia jatuh dalam dosa dan akhirnya dikuasai oleh dosa tersebut. Oleh karena itu perlu waspada agar tidak diseret oleh si jahat dalam kondisi yang penuh dengan kebencian dan dendam yang menjauhkan diri kita dari damai dan suka cita. Hubungan dekat kita dengan Tuhan Yesus adalah benteng yang mampu melindungi kita dari bahaya kesembongan dan kejahatan. Yesus adalah kekuatan dan penyelamat kita.
Tuhan yang Maha Kasih, berikanlah kekuatanMu agar kami mampu hidup dalam kebenaran. Jauhkanlah kami dari segala macam kesembongan dan dosa. Kami yakin bahwa tidak ada kekuatan lain selain Engkau yang Maha Kudus yang bisa menjaga dan melindungi kami dari kejahatan. Demi Kristus, Tuhan dan mengantara kami, Amin.