BERSATU DENGAN SUMBER HIDUP

BERSATU DENGAN SUMBER HIDUP

 

 

Kis 15:1-6

Yoh 15:1-8

 

Tuhan Yesus adalah Pokok Anggur dan kita adalah carang-carangNya. Kita bisa hidup dan meraih apa yang cita-cita karena kemurahan dan kasih Nya. Dari Tuhan Yesus rahmat dan kebaikan-kebaikan mengalir dalam hidup kita. Seringkali semua itu tidak kita sadari. Kita tenggelam dalam kesibukan dan akhirnya lupa bahwa tanpa anugerah hidup, semua tidak dapat kita raih. Kondisi “lupa” dengan penciptanya ini semakin menjauhkan manusia dengan kebahagiaan.

 

Jauh dari sumber hidup membuat manusia berjalan dalam pilihan hidup yang penuh resiko karena masalah-masalah yang harus dihadapi melebihi kekuatan manusiawi dan manusia tidak cukup kekuatan untuk menghadapi semua kesulitan yang ada. Pada hakekatnya manusia adalah ciptaan maka ia terbatas/tidak sempurna dan membutuhkan kekuatan yang akan melengkapi semua kekurangannya. Kekuatan tersebut muncul saat manusia bersatu dengan Tuhan Yesus. Kita akan mempu menghadapi segala persoalan hidup ketika bersama denganNya. Dan sebaliknya kita akan kehilangan semangat hidup dan harapan jika terlepas dari sumber Hidup.

 

Tuhan Yesus mengundang kita untuk datang kepada Nya, karena Dia telah menyediakan damai dan hidup kekal untuk mereka yang setia. Yesus memberikan Diri Nya diatas kayu salib demi keselamatan kita. Ketika kita tinggal dalam kasih Yesus, maka hidup kita akan dipenuhi damaiNya dan pada akhirnya damai tersebut berbuah dalam tindakan nyata. Sekarang tinggal bagaimana manusia menjawab tawaran kasih Tuhan tersebut.

 

Tuhan Yesus ajarilah kami untuk selalu rendah hati agar kami selalu sadar bahwa hanya dalam persatuan dengan Dikau kami menjadi kuat dan penuh dengan kasih. Ampunilah kami yang sering melupakanMu. Kini kami berniat untuk kembali berjalan bersamaMu. Demi Kristus Tuhan pengantara kami. Amin.

Comments are closed.
Translate »