HIDUP SEBAGAI MURID KRISTUS
Kis 15:22-31
Yoh 15:12-17
Menjadi murid Kristus bukan suatu kebetulan, namun ini bisa terjadi karena kehendak Tuhan. Dia memilih kita menjadi murid-murid Nya. Tuhan memilih kita untuk suatu tugas-perutusan, yaitu menjadi pewarta belas kasih –Nya. Dengan demikian kita hidup bukan hanya untuk diri-sendiri, tetapi hidup untuk orang lain, menjadi saluran berkat Tuhan untuk sesama.
Tuhan Yesus memilih kita karena Dia mencintai kita. Dan bahkan menjadikan murid-muridNya sebagai sahabat-sahabat Nya. Tuhan Yesus memberikan kepercayaan kepada para pilihan-Nya untuk menjadi pewarta kebaikan dan kasih Tuhan kepada dunia. Oleh karena itu tugas pokok para murid adalah menghayati hidup dalam cinta kasih. Ketika kasih dilaksanakan pada saat itulah Tuhan Yesus dimuliakan dan Dia hadir. Sebaliknya jika manusia saling bermusuhan dan membenci, disana Tuhan Yesus tidak hadir. Tidak ada kedamaian dalam diri orang yang dipenuhi dengan kemarahan dan kebencian.
Sudah selayaknya kita sebagai murid-muridNya bersyukur dan bersuka-cita karena menerima anugerah sebagai murid Kristus. Sayang jika anugerah yang luhur ini kita kurang diperhatikan/abaikan. Bahkan menyedihkan sekali jika ada orang sampai menganggalkan iman nya demi sesuatu yang duniawi. Apakah tidak menyadari akan keluhuran martabat sebagai murid Kristus ?
Tuhan Yesus yang Maha Agung, betapa Dikau mengasihi kami. Engkau telah memanggil dan memilih kami menjadi muridMu. Engkau memberikan kepercayaan kepada kami untuk meyebarluaskan Kerajaan Mu diatas fondasi Kasih. Kuatkan kami agar kami tetap setia kepada Mu, Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami. Amin.