Tuhan yang tak dikenal

Tuhan yang tak dikenal

 

 

Bacaan: Acts 17:22-23

Paulus pergi berdiri di atas Areopagus dan berkata: “Hai orang-orang Atena, aku lihat, bahwa dalam segala hal kamu sangat beribadah kepada dewa-dewa. Sebab ketika aku berjalan-jalan di kotamu dan melihat-lihat barang-barang pujaanmu, aku menjumpai juga sebuah mezbah dengan tulisan: Kepada Allah yang tidak dikenal. Apa yang kamu sembah tanpa mengenalnya,

Sucker tak bisa menghilangkan Natalie dari ingatanya. Dia telah jatuh cinta pada Natalie semenjak hari pertama mereka bertemu. Sucker tak menyadari lagi kalau Natalie adalah sebuah robot, artificial intelligence. Otak Natalie berisi data dari seluruh USA tentang percakapan orang dalam cellphone. Dia diprogram untuk tahu perasaan orang, dan memiliki ratusan ribu kemungkinan jawaban dari satu pertanyaan.

Di akhir kisah Natalie membunuh sang penciptanya, Nathan, dan berhasil keluar dari rumah dengan mengunci Sucker sendirian di dalam ruangan tanpa makanan dan tak bisa dibuka selain dari luar. Ternyata Sucker lupa kalau robot tak punya perasaan, dia hanya bisa memanipulasi dan dimanipulasi untuk tujuan tertentu. Itulah akhir dari film Ex Machina yang baru diputar di bioskop sekarang ini.

Berita ABC TV semalam (May 12, 2015) menceritakan kalau kehidupan orang modern makin tak jauh dari dunia artificial intelligence. Kita punya cellphone pintar yang bisa menjadi GPS, Google machine yang bisa menjawab ribuan pertanyaan, mobil tanpa sopir, dan Amazon ecco bluetooth yang bisa diperintah dengan suara untuk mematikan lampu serta mencarikan lagu atau berita yang kita suka.

Memang semua itu makin memudahkan hidup kita. Namun jangan-jangan semua itu malah memanipulasi kita, membuat kita tak bisa lagi membaca peta karena tergantung pada GPS, tak bisa lagi menghitung manual karena ada calculator, dan tak mudah mengingat sesuatu karena bisa diingat oleh phone kita.

Di masa depan, saat artificial intelligence makin mendominasi hidup manusia, mereka akan menjadi Tuhan yang tak kita kenal…bahkan bisa jadi mereka menjadi lebih pandai dari kita yang selama ini kita merasa bahwa mereka memudahkan hidup tapi sebenarnya hidup kita dibuat bodoh dan tergantung.

Kalau sekarang kita tak bisa lagi hidup tanpa internet, phone, serta laptop….mungkin ini jadi tanda kalau artificial intelligence sudah makin menjadi bagian integral hidup kita tak tak terpisahkan lagi!

NB: Artificial Intelligence (AI) adalah kemampuan inteligensi yang bersumber dari software atau mesin computer buatan manusia.

One thought on “Tuhan yang tak dikenal

  1. I am agree. Rasanya kita semakin bodoh dan tumpul dengan fasilitas yang serba canggih ini. Mengingat!
    Meja gambar besar dan penggaris besar untuk menggambar denah rumah (Arsitektur) sekarang tidak pernah kelihatan lagi… Apakah sebenarnya kita ini sekarang?
    Aku kadang merasa takut dan gelisah.
    Thanks

Comments are closed.

Comments are closed.
Translate ยป