Berbagi
Bilangan 11:4-15
Mazmur 81
Matius 14:13-21
Suster Simone Campbell, SSS, seorang suster yang aktif dalam organisasi NETWORK yang melobi pemerintah Amerika Serikat untuk membuat aturan-aturan yang menjamin keadilan sosial, mempunyai kisah lucu tentang bacaan Injil hari ini. Pada kalimat terakhir dikatakan, “Yang makan kira-kira lima ribu orang laki-laki, belum termasuk perempuan dan anak-anak.” Seolah-olah perempuan dan anak-anak tidak terlalu penting kalau dibanding laki-laki. Tapi suatu hari Suster Simone mendapat pencerahan. Para pria terkagum-kagum karena mujizat di mana mereka semua kebagian makanan. Tapi para perempuan lebih tahu bahwa seringkali mereka yang menyiapkan makanan untuk semua orang tetapi tidak pernah diperhatikan. Para lelaki tinggal terima beresnya saja.
Sangat mudah untuk melihat bahwa mujizat yang dilakukan Yesus dalam bacaan hari ini adalah memperbanyak makanan yang sedikit untuk begitu banyak orang dan tidak ada yang kekurangan. Di sisi yang lain, bisa jadi mujizat itu adalah bagaimana Yesus bisa menggerakkan begitu banyak orang untuk berbagi satu sama lain. Para murid pertama-tama sudah kuatir bahwa makanan yang mereka miliki tidak cukup sehingga mereka minta Yesus untuk mengirim orang-orang pulang ke desa mereka masing-masing untuk makan. Tapi Yesus berkata, “Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan.”

Pagar dan dinding apakah yang kita bangun di sekeliling kita, baik yang nyata maupun yang kita ciptakan dalam pikiran, yang membatasi hubungan kita dengan para sesama kita? Mudah kita merasa bahwa kita sudah diberkati Tuhan dengan segala yang kita dapat, tapi sukar untuk membagi anugerah itu kepada saudara-saudari kita yang masih kekurangan. Kita merasa bahwa itu tugas orang lain, lembaga sosial, atau kaum rohaniwan. Tapi hari ini kita diingatkan bahwa Yesus berbicara kepada setiap dari kita para muridnya di dunia saat ini: “KAMU harus memberi mereka makan.”