RENDAH HATI SYARAT UTAMA
St. Yohanes Eudes,St Ezekhiel Moreno, St Guerikus
Hak 9:6-15
Mat 20:1-16a
Kualitas dalam mengikuti Yesus Kristus bukan diukur lamanya sesorang dibaptis, namun kualitas hidupnya, apakah orang tersebut setia dalam mejalani nilai-nilai/keutamaan-keutamaan Injil. Orang yang sudah lama mengikuti Kristus, dengan orang yang baru mengikuti Kristus, memiliki hak yang sama, yaitu mengalami kasih, berkat-berkat Tuhan dan keselamatan kekal.
Perubahan yang semakin jelas setelah mengikuti Yesus Kristus adalah orang tersebut semakin rendah hati dan murah hati. Jika orang masih bertegar pada kesombongannya dan tetap tidak peduli dengan sesamanya yang menderita, maka belum layak untuk menyebut sebagai murid Kristus. Orang yang sombong tidak akan bisa bertahan untuk setia menjadi murid Kristus, karena yang dilakukannya bertentangan dengan apa yang diajarkan Yesus Kristus.
Buah yang pertama dihasilkan orang beriman atau orang yang mengikuti Kristus adalah kerendahan hati. Sebelum orang bisa mencapai sikap ini, ia tidak akan bisa menemukan ketentraman hati dan juga persatuan dengan Yesus Kristus. Tantangannya kalau orang mau menjadi rendah hati, ia harus menyangkal diri dan mengosongkan diri dari segala keinginan-keinginan pribadi. Apakah itu mudah? Pasti sulit dan butuh pengurbanan. Itu adalah pilihan, jika mau mengikuti Kristus, syaratnya mau berkurban.
Tuhan Yesus yang Maha kasih, kami bersyukur menerima panggilan sebagai murid-murid Mu. Suatu tantangan yang harus kami ambil adalah menjadi rendah hati. Tolonglah kami ya Tuhan untuk menjadikan kami semakin berani mengosongkan diri, agar kerendahan hati ada dalam diri kami. Akhirnya kami pun akan siap untuk mewartakan kebaikanMu kepada sesama kami. Demi Kristus Tuhan dan penyelamat kami. Amin.