Omong Doang

Luke 6:43-45
“Tidak ada pohon yang baik yang menghasilkan buah yang tidak baik, dan juga tidak ada pohon yang tidak baik yang menghasilkan buah yang baik. Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri tidak memetik buah anggur. Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya.”
Mana yang lebih dipercaya, kata-kata orang atau perbuatannya? Kadang orang terbius kata-kata sehingga tertipu dan mengikuti jalan yang salah. Kata-kata orang bisa sangat manis dan indah, tapi itu belum menunjukkan jati diri seseorang yang sesungguhnya. Bisa saja orang terlatih untuk berkata-kata baik karena dia bekerja untuk mempromosikan barang tertentu. Orang berkata-kata indah karena ingin membujuk pihak lain mengikuti keinginannya.
Bacaan hari ini bagian dari kotbah Yesus yang mengkritik orang Farisi dan guru agama yang hanya bisa memerintah orang menjalankan kewajiban, tapi mereka tak mau melakukannya. Dia berkata, “keluarkan dahulu balok dari matamu, baru engkau bisa membantu orang melihat lebih jelas!” Artinya, orang diajak introspeksi sebelum menasehati orang lain, hendaknya mereka juga melihat apakah perbuatan mereka sudah baik atau belum.
Orang percaya dan menuruti ajaran seseorang karena integritasnya bahwa apa yang dikatakan dan dijalankan memang selaras. Tidak “omdo” omong doang! Yesus mengajak setiap dari kita punya integritas pribadi yang baik. Yang kita katakan, pikirkan, dan lakukan memang sejalan.
Apakah anda sudah punya integritas yang baik dimata Allah dan orang lain?