Misionaris
6 Nopember 2015
Bacaan I : Roma 15: 14-21
Injil : Lukas 16: 1-8
Misionaris
Hakekat hidup seorang Kristiani adalah bersifat misionaris. Setiap orang Kristen dipanggil oleh Tuhan untuk mewartakan Allah. Tugas untuk mewartakan Allah adalah tugas seorang misionaris. Rasul Paulus sungguh menyadari tugasnya untuk mewartakan Allah kepada bangsa-bangsa bukan Yahudi. Tujuannya adalah agar bangsa-bangsa itu bisa mengenal Allah dan dapat berkenan di hadapanNya. Dengan demikian tugas seorang misionaris adalah sangat mulia. Tugasnya tak lain tak bukan adalah menghantar orang kepada Allah. Tentu saja tugas ini adalah tugas setiap pengikut Kristus. Jika demikian apakah kita wajib membaptis mereka? Ya. Kita wajib membaptis mereka dalam nama Bapa, da Putera dan Roh Kudus. Namun hal ini bukan berarti menjadikan mereka menjadi Kristen. Tugas kita bukan untuk mengkristenkan orang, sebaliknya menghantar orang untuk menemukan Tuhan. Bukankah tugas seorang misionaris adalah mewartakan Allah dan bukan menjadikan mereka menjadi Kristen? Semua orang adalah murid Kristus, namun tidak semua orang diberi rahmat oleh Tuhan untuk mengenal Kristus. Tuhan sendiri pernah berkata bahwa jika Allah Bapa tidak memberi karunia kepada seseorang untuk mengenal Kristus, maka orang itupun tak akan mengenal Kristus. Mengenal Kristus adalah sebuah panggilan dan sekaligus anugerah. Berbahagialah kita yang telah dipanggil untuk mengenal Kristus. Karena kita mengenal Kristus maka sudah layak dan sepantasnya jika kita mewartakan Kristus. Namun bukan berarti bahwa kita harus memaksa mereka menjadi pengikut Kristus.
Pengenalan Kristus ini haruslah dilakukan lewat cara-cara yang baik dan cerdik sebagaimana yang dikatakan Tuhan ketika Ia memuji bendahara yang cerdik. Maka pewartaan kita akan Kristuspun juga perlu dilakukan dengan cara yang cerdik. Pewartaan ini bukan lagi menjadikan orang yang bukan Kristen menjadi Kristen, sebaliknya menjadikan mereka mengenal nilai-nilai Kristiani tanpa harus menjadikan mereka menjadi seorang Kristiani. Inilah tugas sejati seorang misionaris. Kita sekalian adalah misionaris karena kita membawa nama kristus dalam hidup kita masing-masing. Amin. Tuhan memberkati.
Doa:
Ya Allah Tritunggal Mahakudus, pujian dan syukur kami panjatkan ke hadiratMu. Engkau telah memanggil kami menjadi pengikutMu, maka kuatkanlah kami dengan kuasa RohMu sendiri agar kami dapat mewartakan Engkau kepada banyak orang yang belum mengenalMu. Secara khusus kami juga berdoa bagi para misionaris yang bekerja di daerah-daerah sulit, di wilayah yang penuh koflik dan peperangan, kiranya Engkau pun juga berkenan untuk menguatkan serta menghibur mereka di saat sulit serta putus asa. Bunda Maria bintang evangelisasi, bantulah kami senantiasa. Amin.