Lho, kenapa kita yang repot?

Lho, kenapa kita yang repot?

Selasa, 5 Januari, 2016
Bacaan I: 1Yoh. 4:7-10/Mrk. 6:34-44

“Kamu harus memberi mereka makan”. Perintah Yesus kepada para murid untuk memberi makan kepada banyak orang membuat para murid kelabakan. Para murid merasa terpaksa untuk melakukan perintah Yesus ini. Hal ini dapat dilihat dari respon para murid, “Jadi haruskah kami membeli roti seharga dua ratus dinar untuk memberi mereka makan?” Sikap mengeluh para murid Yesus ini sering kali kita jumpai dalam hidup kita sehari-hari terutama dalam kaitan dengan membantu orang yang sungguh membutuhkan. Lho, kenapa kita yang repot? Kan dia atau mereka bisa lakukan sendiri? kan itu bukan urusan gue? Kecenderungan manusia pada umumnya adalah mencari kenyamanan sendiri ketimbang mengulurkan tangannya untuk membantu mereka yang sedang membutuhkan pertolongan.

Melihat reaksi para murid terhadap perintahNya, Yesus justru menggunakan momen ini untuk mengajarkan mereka bagaimana seharusnya menggunakan apa yang mereka miliki untuk membantu orang lain. Jika orang dengan sukacita mau berbagi apa yang dimilikinya maka banyak orang akan diselamatkan.
Lewat penggandaan lima roti dan dua ikan, Yesus mau menunjukan kepada kita akan sukacita yang besar apabila setiap orang mempunyai sikap hati yang mau berbagi, peduli dan solider.
Yesus mengajak para muridNya termasuk kita saat ini untuk memberi mereka (orang yang membutuhkan) makan, tidak hanya makanan jasmani tetapi juga makanan rohani.

Yesus menunjukan para murid bagaimana memberi makan banyak orang secara rohani, akan tetapi mereka kelihatan tidak memahaminya. Yang mereka tangkap hanyalah makanan jasmani sehingga mereka meminta Yesus supaya orang banyak pergi mencari makanan masing-masing sebelum matahari terbenam.

Dalam dunia kita, kita menemukan banyak orang di sekitar kita yang sungguh kelaparan dan butuh makanan. Ada yang secara fisik membutuhkan makanan tetapi juga tidak sedikit yang membutuhkan makan spiritual. Hari ini Yesus meminta kita untuk memberi makan kepada mereka yang sungguh membutuhkan makanan baik secara fisik maupun spritual. Di sekitar kita banyak orang butuh didengarkan, butuh perhatian, butuh teman untuk berbagi, mereka inilah yang perlu kita bantu. Mereka inilah butuh kehadiran kita. Semoga semakin hari kita semakin peka akan kebutuhan orang disekitar kita. Mudah-mudahan kehadiran kita selalu membawa berkat bagi orang yang membutuhkan. Semoga berkat yang kita terima, kita bagikan kepada setiap orang yang kita jumpai sehingga semakin banyak orang hidup dalam sukacita.
Amin

Comments are closed.
Translate »