The Year of Mercy

Bacaan
Mazmur 57:1 Kasihanilah aku, ya Allah, kasihanilah aku, sebab kepada-Mulah jiwaku berlindung; dalam naungan sayap-Mu aku akan berlindung, sampai berlalu penghancuran
Kutipan wawancara Andrea Tornielly dengan Paus Fransiskus tentang makna tahun kerahiman2016.
Apa arti “Mercy” bagi anda?
Kata ‘mercy’ berasal dari kata misericordis yang berarti membuka hati seseorang untuk ikut merasa berduka atau menderita. Mercy adalah tindakan ilahi yang merangkul, tindakan Allah sendiri yang memberikan diri pada kita, menerima kita, dan menunduk untuk mengampuni. Yesus datang bukan untuk mereka yang baik, tapi untuk para pendosa. Ia datang bukan untuk orang sehat, tapi untuk orang sakit. Karena alasan itu, kita bisa mengatakan bahwa identititas Allah adalah mercy, maha rahim.
Apa anda punya pengalaman pribadi tentang ‘mercy’?
Saya punya memori tentang kerahiman saat saya masih muda. Saya kira Romo Carlos Duarte Ibrra, Romo pemberi pengakuan dosa di paroki saya yang saya temui 21 September 1953. Saya berumur 17 tahun saat itu. Saat saya mengaku dosa padanya, saya merasa diterima oleh kasih Allah. Dia meninggal dunia beberapa waktu kemudian karena keukemia. Saya masih ingat bagaimana saya menangis semalaman setelah pemakamannya. Saya merasa ditinggalkan, dan saya mengurung diri di kamar. Mengapa? karena saya merasa kehilangan seseorang yang menolong saya untuk merasakan kasih Allah, orang yang membantu saya untuk mengenal Allah yang mencintai.
Mengapa kita manusia membutuhkan kasih dan kerahiman?
Kita butuh karena kemanusiaan kita penuh luka, luka yang dalam. Kita tak tahu bagaimana menyembuhkannya atau tak yakin bahwa luka itu bisa disembuhkan. Ini tidak hanya luka sosial yang disebabkan oleh kemiskinan atau perbudakan. Relativisme juga membuat orang luka karena merasa semua sama, dan semua kelihatan tak berbeda. Terlebih sekarang ini, tragedi terjadi karena penyakit, kedosaan,d an sesuatu yang tak bisa disembuhkan atau diampuni. Kita kurang pengalaman akan kerahiman.. kita tidak percaya bahwa ada kesempatan untuk menebus dosa, ada tangan yang memegang dan mengangkat, ada seseorang yang memeluk untuk menyelamatkan, ada kasih yang mengampuni, ada kekuatan yang membuat kita berdiri lagi. Kita membutuhkan kasih dan kerahiman.
2 thoughts on “The Year of Mercy”
Beautiful Reflection on the Year of Mercy Mo Gal… and thanks for listening to lubukhati loyal follower. I find the word Mercy can mean many things, to some it could be to forgive but to others it could mean being compassionate and to show empathy for others who at times are difficult to love.
Terima kasih Mo untuk renungan-nya.
Comments are closed.