Pengalaman hidup bersama Kristus yang bangkit meyakinkan para murid untuk terus mewartakan kabar gembira

Pengalaman hidup bersama Kristus yang bangkit meyakinkan para murid untuk terus mewartakan kabar gembira

HARI KAMIS, 31 Maret, 2016
 
Kisah Para Rasul 3:11-26
Lukas 24:35-48
Saudara-saudari terkasih,
    Bacaan pertama hari ini dari Kisah Para Rasul menceritakan bagaimana reaksi orang banyak setelah Petrus dan Yohanes menyembuhkan seorang laki-laki yang lumpuh sejak lahirnya. Orang banyak yang menyaksikan peristiwa itu tertegun dan sangat keheranan. Melihat reaksi dan sikap orang banyak itu, Petrus dan Yohanes lalu mempergunakan kesempatan untuk menyampaikan kabar keselamatan kepada mereka. Petrus dan Yohanes dengan sangat tegas dan jelas mengatakan bahwa orang yang sudah lumpuh sejak lahirnya itu dapat berjalan bukan karena kesalehan mereka, tetapi Allah yang telah menyembuhkan orang lumpuh itu dalam nama Yesus, Putera Allah. Ia yang telah kamu tolak dan kamu salibkan. Namun Petrus dan Yohanes tidak mempersalahkan orang yang mengerumuni mereka di Serambi Salomo. Lebih tegas lagi Petrus mengatakan bahwa “Allah Abraham, Ishak dan Yakub, Allah nenek moyang kita telah memuliakan HambaNya, yaitu Jesus yang kamu serahkan dan tolak di depan Pilatus, walaupun Pilatus berpendapat, bahwa Ia harus dilepaskan….Ia telah kamu bunuh, tetapi Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati; dan tentang hal itu kami adalah saksi….aku tahu bahwa kamu teleh berbuat demikian karena ketidaktahuan, sama seperti semua pemimpin kamu.”
    Oleh karena itu Petrus, Yohanes dan para murid lainnya tidak gentar bahkan dengan penuh semangat terus mewartakan kabar gembira dan melanjutkan penyembuhan dalam nama Yesus kepada semua orang yang percaya kepadaNya. Para murid Yesus ini sungguh-sungguh telah dikuatkan dan benar-benar telah dibekali dengan pengalaman mereka bersama Yesus yang bangkit. Bahkan setelah kebangkitan Yesus masih terus menampakan diri kepada para muridNya terutama selama empat puluh hari sampai mereka semua yakin bahwa Yesus benar-benar telah bangkit dari antara orang mati. Yesus menampakan diri kepada para murid, menjelaskan kitab suci kepada mereka, agar mereka benar-benar mengerti mengapa Yesus harus menderita, wafat dan bangkit dari antara orang mati untuk membawa keselamatan.
Saudara-saudari terkasih,
    Kita tahu bahwa para murid Yesus, sebelumnya juga pernah bimbang dan ragu-ragu akan pengajaran Yesus, tentang misi penyelamatan. Tetapi setelah kebangkitanNya, mereka mengalami, menyaksikan kehadiranNya, bahkan setelah para mudid diteguhkan, dikuatkan dan diterangi oleh Roh Kudus, mereka menjadi lebih berani lagi mewartakan injil, kabar gembira dan terus menerus membawa kesembuhan kepada semua orang yang membutuhkan dan percaya kepada keselamatan dari Kristus sendiri.
    Semoga pengalaman para murid itu menjadi pengalaman kita masing-masing yang telah dibaptis, dan yang telah menerima hidup baru dalam Kristus. Setiap kali kita ikut ambil bagian dalam perayaan Ekaristi, Yesus yang bangkit secara terus menerus berbicara kepada kita melalui Sabda Allah yang diwartakan. Dan apabila kita mendengarkan Sabda Allah dari bacaan-bacaannya dan juga dari homily, iman kita diteguhkan dan dikuatkan dan bahkan kita akan selalu hidup dalam kepercayaan yang penuh kepada Kristus yang bangkit. Semoga “Lubuk Hati” ini dapat menjadi sarana yang berguna bagi kita semua dan orang lain yang mau ikut ambil bagian dalam tugas pewartaan Kristus dengan cara meneruskan kepada orang lain renungan-renungan yang disajikan melalui media ini, Amin…Aleluya.

One thought on “Pengalaman hidup bersama Kristus yang bangkit meyakinkan para murid untuk terus mewartakan kabar gembira

  1. Selamat Romo, renungannya bagus2 dan saya suka beritahu untuk baca lubuk hati, karena renungannya itu sama dengan misa harian. Dan bisa leave reply atau kalau ada pertanyaan bisa melalui media ini kepada teman atau keluarga yg di Indo atau yang di Holland. Sukses selalu Romo!

Comments are closed.

Comments are closed.
Translate »