Yesus Pokok Anggur
Rabu, 27 April 2016
Kis 15:1-6
Yoh 15:1-8
Yesus menyatakan diri Nya; “Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Ku lah pengusahanya.” Yesus merindukan semua orang tinggal bersama Nya. Kerinduan Yesus tersebut didorong oleh cinta Nya kepada umat Nya, sebab dengan bersatu dengan diri Nya maka orang tersebut akan mengalami kelimpahan kasih dari Yesus. Ketika kita bersatu dengan Yesus maka damai dan kasih Nya tinggal dalam diri kita. Manusia pada hakekatnya ciptaan. Siapa yang menciptakan? Sang pencipta adalah Allah. Oleh karena itu manusia tidak bisa hidup tanpa Allah. Yesus kembali memberi kesadaran kepada manusia untuk selalu ingat bahwa mereka tidak bisa hidup dengan damai jika terpisah dengan diri Nya.
Ketika kita tinggal dan bersatu dengan Tuhan Yesus Kristus, maka kekuatan dan perlindungan Allah bekerja dalam diri kita. Kita tidak merasa sendiri karena Tuhan Yesus selalu menyertai kita. Kita juga tidak akan kekurangan pengharapan, kasih, damai dan suka-cita karena Yesus selalu memberikan itu semua kepada kita. Sebaliknya jika seseorang melepaskan diri dari relasi dengan Tuhan, maka hati akan mudah diombang-ambingkan oleh perasaan-perasaan negatif, keputus-asaan, kemarahan, kecemasan, iri, dengki, kebencian, dll. Dalam situasi yang semacam ini maka seseorang sangat sulit menemukan suka-cita dan damai didalam hidupnya.
Dengan demikian sangat penting kita berjalan selalu bersama dengan Tuhan Yesus, agar kita yang lemah ini menemukan kekuatan dan damai dari Kristus. Setelah hati dipenuhi oleh kasih Allah maka kita akan bisa mengalirkan kasih Allah kepada semua orang yang kita jumpai dalam hidup. Hidup kita akan menjadi kesaksian bagi banyak orang bahwa Allah sungguh baik. Hanya orang yang rendah hati dan percaya kepada Yesus, bisa mengalami semua itu.
Marilah berdoa,
Allah yang Maha Kasih, Dikaulah tumpuan hidup dan harapan kami. Tanpa Dikau kami tidak akan pernah ada. Terima kasih atas kasihMu yang selalu mengalir dalam hidup kami. Doronglah kami untuk selalu menyadari akan segala kebaikan dan cinta Mu kepada kami, agar kami selalu mampu mewartakan kasih Mu kepada sesama kami. Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami, Amin.