Sabtu, 9 Juli 2016

Sabtu, 9 Juli 2016

 

Bacaan-Bacaan Misa Hari ini: Yes. 6: 1-8; Mat. 10:24-33.

Gereja yakni umat Allah dipanggil untuk diutus mewartakan kabar gembira. Dalam tugas perutusan itu kita sebagai Gereja juga diinsipirasikan untuk semakin menyerupai Tuhan Yesus. Dengan kata lain kita bukanlah penerima kabar gembira melainkan pewarta kabar gembira; bukan sebagai pegawai melainkan co-owner warta suka cita. Oleh karena itu kualitas pewartaan kita sangat tergantung pada dalamnya kita menyerupai Tuhan Yesus Kristus.

Ketakutan senantiasa melanda umat Allah. Ada banyak orang yang merasa tidak pantas menjadi utusan atau pewarta Kerajaan Allah. Tidak sedikit orang menyadari tugasnya sebagai Gereja namun godaan duniawi membuat pewartaan dan usaha untuk menyerupai Tuhan semakin melemah. Kita diajak untuk semakin teguh dan tidak takut karena janji akan kerajaan Allah kepada kita.

Misi kita mewartakan kabar suka cita kepada dunia dan di dalam dunia sekuler membutuhkan kesaksian khususnya kesetiaan dan stabilitas di dalam dunia yang budaya ketidaksetiaan dan ketidakstabilan melanda. Stabilitas dan kesetiaan bukanlah kekuatan dunia sekuler. Kita melihat sendiri bagaimana pemerintah tidak memenuhi janji-janji mereka untuk kesejahteraan rakyat. Hubungan suami-isteri yang telah mengucapkan janji perkawinan semakin menjauh dari janji yang pernah mereka ucapkan di depan altar.

Di atas semua itu, pada akhirnya hampir setiap orang masih menginginkan kata-kata yang bisa dipercaya, hubungan yang permanen, dan kesetiaan di dalam memegang komitmen.

Comments are closed.
Translate ยป