CINTA DAN KETULUSAN
Sabtu, 2 Juli 2016
Am 9:11-15
Mat 9:14-17
Segala yang baik perlu dilandasi motivasi yang baik. Jika tindakan yang baik dilandasi motivasi yang kurang baik misalnya orang berpuasa dengan harapan mendapatkan pengormatan dari sesamanya, maka apa yang dilakukan tidak punya arti apa-apa. Tuhan Yesus mengajak kepada semua muridNya untuk memiliki motivasi yang murni dan tulus dalam melakukan segala yang baik.
Dalam masyarakat sering kita jumpai orang berbuat baik namun dibalik semua itu mereka mengharapkan sesuatu yang lain; pengormatan, dukungan, kedudukan/jabatan dll. Bukan seperti itu yang diharapkan Yesus kepada para murid Nya. Yesus mengharapkan bahwa para muridNya bertindak atas nama kasih yang tulus. Segala hal jika dilandasi oleh kasih yang tulus maka buah yang dihasilkan adalah kebaikan, damai sejahtera.
Anggur yang baru adalah kebaikan-kebaikan yang menjadi keutamaan yang senantiasa kita perjuangkan. Kantong kulit baru adalah hati yang baru yang disemangati oleh ketulusan dan cinta Kristus. Segala yang baik jika kita lakukan dalam ketulusan dan kita persembahkan demi cinta kita kepada Kristus maka akan berdampak positif bagi lingkungan disekitar kita.
Marilah berdoa
Tuhan Maha kasih, ajarilah kami menjadi pribadi yang tulus dan penuh dengan cinta, agar dimana pun kami berada bisa menjadi saksi-saksi Mu yang sejati. Karena Dikau telah mengajarkan bahwa ketulusan dan cinta adalah motivasi yang pokok untuk menjadi pelayan dan pewarta kebaikan Mu di dunia. Demi Kristus Tuhan dan penyelamat kami, Amin.