JANGAN RAGU-RAGU

JANGAN RAGU-RAGU

Selasa, 4 Juli 2017

JANGAN RAGU-RAGU

Matius 8:23-27

Pada suatu kali dihadapan para murid Nya, Yesus menunjukkan kuasaNya dengan mengardik badai yang menerjang perahu yang ditumpangi mereka. Apa yang menjadi tujuan Yesus melakukan hal itu? Yesus ingin membuat para murid tidak ragu-ragu dalam percaya pada Yesus. Jika orang kurang percaya maka ia akan terobang-ambing hidupnya dan akan mudah takut dengan situasi yang dihadapi. Yesus ingin para muridNya tidak takut lagi karena iman/kepercayaan pada Tuhan Yesus.

Penyertaan Tuhan terwujud bagi orang yang percaya. Jika orang berani percaya maka Allah akan mengambil alih kendalinya untuk mengurus hidup kita. Sebaliknya jika orang ragu atau tidak percaya ia akan berjalan dengan kekuatannya sendiri tanpa penyertaan Allah. Manusia tanpa penopang hidup akan tajuh karena manusia tetaplah manusia. Artinya manusia memiliki keterbatasan sehingga terbatas juga kemampuannya dalam mengerti, menghadapi dan memaknai setiap peristiwa hidup yang tidak sesuai dengan keinginannya. Oleh karena itu orang yang tidak percaya akan rentan rasa takut, cemas, gelisah dan bahkan putus asa.

Sebaliknya, orang yang kuat imannya adalah orang yang kepribadianya selalu optimis karena iman menumbuhkan harapan dalam hidupnya. Iman tidak akan mati melahirkan semangat hidup dan harapan karena kekuatan Allah hadir dalam diri orang yang percaya. Orang yang beriman adalah orang yang berani menyerahkan dirinya untuk dibimbing, diarahkan dan dibentuk oleh Allah. Suatu yang sederhana; kebahagian, damai, cinta dan harapan bertumpu pada penyerahkan diri pada Allah.

Marilah kita berdoa,

Allah yang Maha Kasih, kehadiran Mu membawa harapan dan suka cita dalam hidup. Jangan biarkan kami jauh dari pada Mu agar kami semakin siap untuk menjadi muridMu dalam mewartakan harapan dan damai bagi sesama kami. Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami. Amin.

Comments are closed.
Translate ยป