Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni
Kamis, 6 Juli 2017
Matius 9:1-8
Pada suatu saat Yesus menyembuhkan orang yang sakit lumpuh. Sebelum menyembuhkan orang tersebut Yesus berkata: “Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni.” Perkatakan Yesus tersebut menunjukkan bahwa Yesus tidak hanya bisa menyembuhkan orang sakit tetapi juga mengampuni dosa manusia. Dengan kata lain Yesus menyatakan kepada kita bahwa Dia adalah Tuhan, sebab hanya Tuhan yang bisa memberikan pengampunan dosa. Para ahli Taurat adalah kelompok orang yang tidak mempercayai bahwa Yesus datang dari Allah dan mampu memberikan pengampunan. Ketidakpercayaan tersebut membuat mereka menolak kahadiran Yesus.
Suatu anugerah Allah jika orang bisa menyakini dan percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Mesias (Juru Selamat). Iman pada Yesus bukan diminta oleh manusia tetapi dianugerahkan oleh Allah. Oleh karena itu iman bukanlah sama dengan prestasi yang dipahami sebagai melulu hasil kerja keras manusia, namun iman itu suatu anugerah yang secara cuma-cuma dari Allah Bapa. Kita dingatkan kembali akan kata-kata Yesus: “Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.” (Yoh 20:29). Anugerah cuma-cuma tersebut dicurahkan kepada manusia karena cinta Allah kepada manusia agar dengan imannya manusia diselamatkan dan akhirnya masuk dalam Kerajaan Nya.
Iman mendorong orang untuk hidup serupa dengan Yesus Kristus. Oleh karena itu iman tidak berhenti pada penyataan di bibir tetapi suatu tindakan yang nyata. Jika iman tanda perbuatan maka itu adalah mati, itulah yang ditegaskan dalam surat Yakobus 2:17. Maka kita yang telah percaya kepada Yesus Kristus diajak untuk merefkesikan apakah kita sudah sungguh-sungguh beriman? Semakin kita rendah hati dan siap melakukan kehendak Allah, makin kita bisa mewujudkan iman dalam kehidupan sehari-hari.
Marilah berdoa,
Allah Bapa yang Maha Kasih kami bersyukur atas pendampingan Mu selama ini. Berikanlah kesadaran bahwa hanya dalam Engkau, kami kuat dan setia dalam menjalani kehidupan dengan baik. Jadikanlah kami alat-alatMu untuk menebarkan belas kasih kepada sesama kami, Amin.