IMAN ADALAH JAWABAN ATAS PANGGILAN TUHAN
Senin, 4 September 2017
1Tes 4:13-17a
Luk 4:16-30
IMAN ADALAH JAWABAN ATAS PANGGILAN TUHAN
Yesus datang untuk memberikan pengharapan dan keselamatan kepada manusia. KehadiranNya adalah bukti bahwa Allah mencintai dan peduli kepada manusia. Kerinduan Allah adalah agar seluruh umat manusia bisa mengalami keselamatan dalam Kerajaan Surga. Akan tetapi tanggapan manusia ternyata tidak semua bisa percaya bahwa Yesus datang dari Allah dan bahwa Dia adalah Tuhan.
Sekalipun dimana-mana Yesus menghadirkan kasih yang tulus namun ternyata Yesus juga ditolak dan justru yang menolak Yesus adalah merekaa yang memiliki pengetahuan yang banyak tentang kitab Taurat dan hukum-hukum Yahudi. Sebaliknya yang menerima dan percaya kepada Yesus adalah mereka kalangan masyarakat yang biasa,jelata dan sederhana. Apa artinya semua ini? Iman ternyata bukan soal pengetahuan tetapi iman adalah jawaban manusia atas panggilan dari Allah sendiri.
Allah merindukan manusia bersatu dengan Nya, namun semua itu tidak terjadi jika manusia keras hatinya dan menolak kehadiran Yesus Kristus. Oleh karena perlunya kerja-sama manusia dengan rahmat Allah sendiri tanpa suatu keterpaksaan namun dengan kerendahan hati dan tulus. Orang yang rendah hati adalah pribadi yang siap untuk berkerja-sama menumbuhkan iman dalam dirinya dan pada akhirnya mengalirkan buah-buah dalam banyak perbuatan kasih.
Tuhan Yesus tidak akan bisa diterima oleh orang yang sombong yang keras hatinya sebab iman kepada Yesus Kristus merupakan buah dari komitmen personal manusia yang bebas mempersembahkan diri kepada Allah. Mempersembahkan diri kepada Allah tidak terwujud jika manusia masih tetap keras hati.
Marilah Berdoa,
Allah Yang Maha Kasih, kami bersyukur atas anugerah iman yang kami terima. Jagalah kami selalu agar kami setia mengikutiMu. Dengan iman itulah Engkau memberikan kepercayaan kepada kami untuk menjadi saksi-saksi Kristus dalam hidup kami. Demi Kristus Tuhan dan mengantara kami, Amin.