Edisi Khusus Natal : GEMBALA-GEMBALA

Edisi Khusus Natal : GEMBALA-GEMBALA

RENUNGAN NATAL 2017

GEMBALA-GEMBALA

Luk 2:8-20

Kelahiran Sang Juruselamat Yesus Kristus adalah kabar gembira bagi semua mahluk karena Dia hadir untuk menyelamatkan seluruh umat manusia. Siapakah orang yang pertama menerima kabar gembira tersbut? Dalam Injil Luk 2:8 dan seterusnya diceritakan bahwa Malaikat Tuhan pada malam yang sunyi menyampaikan kabar gembira tersebut kepada para gembala. Setelah menerima kabar gembira itu hati mereka bersuka-cita. Malam yang sunyi dan dingin berubah menjadi malam yang penuh dengan kegembiraan. Para gembala kemudian segera bergegas menuju palungan dimana bayi Yesus dibaringkan.

Bukan hal yang kebetulan para gembala menjadi yang menerima pewartaan khusus dari Malaikat Tuhan. Hal ini tanda bahwa didalam diri mereka terdapat sesuatu yang sangat istimewa. Allah selalu mencari dan memilih orang-orang yang “kecil dan sederhana” untuk mewartakan kemuliaan dan cinta Nya kepada manusia. Para gembala dipilih bukan karena mereka memiliki segala-galanya akan tetapi sebaliknya karena mereka tidak mempunyai apa-apa kecuali iman dan kerendah hati mereka.

Para gembala dengan imannya cepat menanggapi berita dari malaikat Tuhan menuju ke Betleham. Kesaksian para gembala adalah sesuatu yang yang penting bagi kita. Sering kali manusia mengukur sesamanya dari hal-hal yang jasmani dan duniawi, namun Allah memilih justru orang-orang yang sederhana dan rendah hati. Orang yang sudah merasa cukup karena segala yang dimilikinya, tidak bisa menjadi bagian dari karya keselamatan Allah.

Kriteria orang yang siap bekerja sama dengan rahmat Allah adalah ia sebagai pribadi yang rendah hati . Dengan keutamaan itu, orang akan bisa mengenal dan menyadari siapa dirinya dihadapan Allah dan pada akhirnya mampu menempatkan Allah sebagai pusat hidupnya. Dengan semangat yang sama kita merayakan Natal. Damai Natal hanya bisa tinggal dihati jika kita menyambut Sang Juruselamat dengan kerendahan hati.

Comments are closed.
Translate »