Rahmat keselamatan terbuka bagi setiap orang
Rahmat keselamatan terbuka bagi setiap orang
Mrk 3:7-12
Tugas pewartaan Yesus sebagai Mesias menarik orang dari pelbagai latar belakang, pelbagai kota, termasuk Jerusalem, Idumea, Jordan, Tirus dan Sidon.
Yang menarik di sini, orang-orang yang datang kepada Yesus, tidak saja kaum Yahudi melainkan juga bukan-Yahudi, yakni orang-orang yang dianggap kafir, gentiles. Jelas terlihat di sini karakter universal dari kemesiasan Yesus. Kaum yang dianggap tidak mengenal Allah dan kaum yang mengenal Allah – orang-orang Yahudi – bersama-sama mengelilingi Yesus, bahkan dikatakan berdesak-desakan untuk mendapatkan kesembuhan dengan menyentuh-Nya.
Yesus semakin dikenal banyak orang. Akan tetapi Ia juga tahu dengan sungguh kalau “saatnya belum tiba” di mana diri-Nya akan dimuliakan sebagai penyelamat (Yoh 2:4; 12:23). Yesus tahu bahwa sangatlah berbahaya jika diri-Nya telanjur dipublikasi sementara karya misi-Nya di depan umum baru saja dimulai.
Yakin bahwa Yesus adalah sungguh Allah sungguh manusia, dan karya penyelamatan-Nya tidak dibatasi waktu dan tempat tertentu, kemesiaan-Nya tidak untuk sekelompok kecil orang, melainkan setiap individu yang mencari dan percaya kepada-Nya, kita mohon rahmat kesembuhan dari segala penyakit yang kita idap – kesembuhan jiwa dan badan – juga bagi orang-orang yang kita janjikan doa agar mereka juga diberkati dan diampuni dengan rahmat dan kuasa penyembuhan dan pengampunan yang ada pada-Nya, bahkan juga bagi mereka yang barangkali belum percaya kepada-Nya, sebagai Mesias, Tuhan dan Penyelamat dunia. Semoga!