Search and Rescue
Renungan oleh Fr. Diakon Widiarko
Rabu, 18 April 2018
Bacaan: Yoh 6: 35-40
Search and Rescue (SAR). Sesuai namanya, tugas Tim SAR adalah mencari dan menyelamatkan. Tim SAR amat dibutuhkan saat terjadi bencana atau kecelakaan besar yang memakan banyak korban. Mereka akan bergerak di barisan paling depan untuk mencari korban yang hilang atau belum diketahui keberadaannya. Dan bukan hanya sekedar mencari, mereka juga akan berjuang sekuat tenaga untuk menyelamatkan para korban. Sering kita dengar bagaimana perjuangan Tim SAR mencari dan menyelamatkan para korban bencana atau kecelakaan besar yang belum diketahui keadaannya. Kadang mereka bahkan sampai mempertaruhkan nyawa demi mengusahakan keselamatan sebanyak-banyaknya orang. Seolah-olah mereka tidak ingin ada satu pun orang yang tidak diketahui keberadaan dan keadaannya. Mereka ingin semua selamat. Tanpa kompromi, tanpa terkecuali!
Injil hari ini menunjukkan pada kita bahwa Yesus pun demikian. Ia ingin semua orang selamat bersama dan di dalam diri-Nya. Ia meyakinkan kita dengan berkata: “Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman.” Misi utama Yesus datang ke dunia adalah untuk mencari dan menyelamatkan kita semua. Sebagaimana yang dikehendaki Bapa, Ia tidak ingin satu orang pun hilang, tersesat, tidak diketemukan, atau tidak diketahui keberadaannya. Semua harus selamat! Titik! Bahkan, jika nyawa-Nya yang harus dikorbankan demi keselamatan manusia, Yesus mau dan rela. Sekali lagi, asal semua selamat!
Kita adalah orang-orang yang ditemukan dan diselamatkan Yesus. Kita barangkali pernah tersesat dan tak tahu jalan pulang seperti domba yang hilang dari kawanan. Kita mungkin juga pernah sengaja menjauh dari jangkauan kasih Allah seperti anak hilang yang meninggalkan Bapanya untuk sebuah kenikmatan sesaat. Namun, pada akhirnya Yesus mencari dan kemudian menyelamatkan kita. Ia menemukan kita kembali dan membawa kita pulang ke rumah kasih Allah. Kita selamat!
Keselamatan kita mahal harganya. Sengsara dan wafat Yesus adalah tebusannya. Apakah kita akan menyia-nyiakan keselamatan itu dengan hidup bersekutu dengan yang jahat? Semoga tidak! Jangan gadaikan keselamatan kekal kita dengan kenikmatan yang ditawarkan setan! Tetaplah bersama Yesus, kepala dari segala kepala Tim SAR! Bersama dan dalam Yesus, kita beroleh keselamatan.