Jumat 27 April 2018

Jumat 27 April 2018

Jumat 27 April 2018

Bacaan I               : Kisah Para Rasul 13: 26-33

Injil                         : Yohanes 14: 1-6

 

Suatu kali seorang teman saya, dia seorang tentara Prancis, namanya Michel dia bertanya demikian. Mon Père, (artinya Romo), apakah bisa orang yang tak dibaptis dan tak beragama seperti saya ini bisa masuk surga ; dan bagaimana pula dengan orang-orang selain Katolik, misalnya: Hindhu, Buddha, dan lain sebagainya, apakah mereka bisa diselamatkan ? Mendapat pertanyaan ini saya mengatakan bahwa semua orang diselamatkan, apapun agama dan keyakinannya. Namun saya menambahkan, bahwa saya sebagai seorang Katolik sungguh bangga dan yakin dengan perkataan Yesus. Ia memberikan jaminan yang tak pernah saya jumpai dalam agama lain. Dialah satu-satunya Pribadi yang mampu mengatakan, AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP. Saya menambahkan juga kepada teman saya ini bahwa semua jalan agama membimbing kepada Tuhan, bahkan jalan orang atheist pun bisa menyelamatkan dia, sejauh hidupnya benar. Namun Yesus sebagai jalan kebenaran dan hidup sungguh berbeda. Saya memberikan gambaran bahwa Yesus adalah jalan tol yang pasti dan aman. Jika ada jalan yang pasti dan aman mengapa harus mengambil jalan lain? Itu sepintas gambaran yang saya berikan.

Hari ini dalam Injil Yesus memberikan gambaran ini kepada Thomas. Yesus adalah jalan yang membimbing kita sampai kepada Bapa Surgawi. Di tempat Dia berada ada banyak tempat tinggal. Yesus sendiri memberikan jaminan bahwa Ia datang kepada Bapa untuk menyipakan tempat bagi kita, supaya di mana Ia berada nantipun kita berada bersama Dia. Sungguh janji Tuhan yang ini sangat kuat dan memberikan rasa kepercayaan dan rasa bangga. Kiranya kita selalu merasa bersyukur telah diberi janji ini, dan kiranya kitapun mampu untuk selalu memelihara jalan hidup kita supaya selalu selaras dengan Tuhan agar kitapun bisa sampai kepada Allah Bapa kita. Amin.

 

Doa:

Ya Tuhan, Engkaulah Jalan Kebenaran dan Hidup. Tuntunlah kami selalu ya Tuhan untuk selalu berjalan dalam terangMu, dalam janjiMu agar kami bisa sampai ke dalam tempat abadi yang Engkau janjikan. Trima kasih Tuhan, dalam namaMu yang kudus kami selalu berdoa, karena Engkaulah Tuhan dan pengantara kami. Amin.

Comments are closed.
Translate »