Karunia Pengenalan dan Kesalehan (Understanding and Piety)

Karunia Pengenalan dan Kesalehan (Understanding and Piety)

Senin, 7 Mei 2018

Kisah Para Rasul 16:11-15
Mazmur 149
Yohanes 15:26 – 16:4

Bacaan-bacaan Injil minggu ini diambil dari bagian Injil Yohanes di mana Yesus memberikan wejangan terakhir pada para muridnya, di mana Ia menjanjikan akan mengirimkan Roh Kudus setelah Dia meninggalkan dunia. Gereja sengaja memilih bacaan-bacaan ini karena kita semakin mendekati Hari Raya Pentekosta. Bacaan dari Kisah Para Rasul tentang perjalanan misi Santo Paulus juga bisa dilihat dari 7 macam karunia Roh Kudus yang diajarkan Gereja.

Dalam bacaan hari ini kita menyaksikan Paulus yang masih bersemangat menyebarkan kabar sukacita tentang Yesus kepada umat Yahudi. Ia berhenti di sebuah sinagog dan berbicara kepada perempuan-perempuan Yahudi di sana. Tidak semua langsung percaya pada kotbahnya. Dikatakan hanya seorang perempuan bernama Lidia yang percaya. Lidia dideskripsikan sebagai seorang yang “beribadah kepada Allah,” atau dengan kata lain, orang yang saleh. Ketika dia percaya kepada kata-kata Paulus, dia tidak bertindak dengan kekuatan sendiri, tetapi karena “Tuhan membuka hatinya.” Kemampuannya untuk menerima sabda Allah melalui Paulus adalah karunia Allah Roh Kudus.

Dari kisah Lidia kita bisa belajar bahwa kehidupan yang saleh, yang penuh dengan ibadah dan doa, akan menjadikan diri kita tempat yang subur untuk karya karunia Roh Kudus. Dari sinilah kita bisa lebih mengenali kehadiran Tuhan dalam hidup kita, melalui orang lain, ataupun dalam kejadian-kejadian di sekitar kita dan melalui ciptaan Tuhan yang lain. Di dalam dunia yang sepertinya penuh dengan hal-hal yang buruk, semoga kita bisa semakin jeli mengenali bahkan sepercik pun cahaya Kristus di tengah kegelapan.

Comments are closed.
Translate ยป