Hendaklah kalian juga siap-sedia
Rabu, 24 Oktober 2018
1. Bacaan I : Efesus 3:2-12
2. Injil : Lukas 12:39-48
“Hendaklah kalian juga siap-sedia”
Sekali lagi Yesus mengajak kita untuk menjadi pribadi yang siap sedia. Perumpamaan yang digunakan oleh Injil Lukas juga kurang lebih masih sama karena menggunakan kehidupan hamba yang seharusnya siap-sedia dengan kedatangan tuannya. Sikap siap-sedia ini amat dekat hubungannya dengan nilai kesetiaan. Kesetiaan terletak bukan pada saat semuanya terawasi, namun kesetiaan akan menemukan nilai lebihnya pada saat kita bebas dari pengawasan karena di sanalah kesetiaan yang sejati muncul. Kesetiaan juga bukan hanya pada hal yang mudah dan baik saja, namun lebih-lebih di saat kita ada di dalam situasi yang tidak nyaman. Dalam situasi tidak nyaman dan tanpa pengawasanlah kesetiaan kita menjadi teruji dan kerenanya menjadi lebih dewasa. Kesetiaan macam itu membuat iman kita menjadi otentik, karena kita beriman bukan karena merasa terkekang dan dalam situasi ketakutan. Kesetiaan yang dewasa dalam iman inilah yang agaknya dimaksud oleh Yesus menjadi bekal bagi kita untuk mendapatkan kebahagiaan yang kekal nantinya.
Semoga kita mampu menjadi pribadi-pribadi yang setia dalam iman yang diwujudkan dalam hidup harian melalui hal-hal yang kecil. Amin.