BELAJAR MENGHARGAI ANUGERAH ALLAH
RENUNGAN LUBUK HATI
SABTU, 11 MEI 2019
Yoh 6:60-69
Yesus telah hadir dan memberikan diri Nya untuk menjadi penyelamat manusia. Semua diundang kepada Nya untuk percaya dan menerima belas kasihNya. Semua itu tentu dibutuhkan kemauan untuk percaya. Akan tetapi sepertinya hal tersebut simple, tetapi ternyata sulit dan berat bagi sebagain orang. Tenyata banyak yang menolak dan tidak percaya kepada Nya.
Dibalik semua itu ada sesuatu misteri yaitu banyak yang dipanggil namun sedikit yang terpilih. Kenyatannya sedikit orang yang setia dan terus percaya. Jika ada orang yang percaya, hal itu karena ditarik dan dikehendaki oleh Allah sendiri. Sekalipun jumlah sedikit, namun dimata Allah orang yang telah dipilihNya sangatlah berharga dan mereka dianugerahi kepercayaan yang besar untuk menjadi pewarta kebangkitan Tuhan dimana pun mereka berada.
Orang beriman yang mampu menyadari anugerah tersebut adalah orang yang berbahagia, karena apa yang diterima dari Allah adalah sesuatu yang agung dan tidak bisa diukur dan dibandingkan dengan apapun yang ada didunia. Kesadaran tersebut juga akan mendorongnya untuk sungguh-sungguh menjaga dan menghayati imannya dengan gembira.
Sudah selayaknya, kita yang telah dipilih Allah, belajar terus untuk menghargai anugerah Allah dan bersyukur kepada Nya. Cara menghargai adalah dengan setia mengikuti apa yang dikehendaki oleh Allah.