SETIA PADANYA DI ARUS JAMAN
Senin, 3 Juni 2019
1. Bacaan I : Kis 19:1-8
2. Injil : Yohanes 16: 29-33
“Lihat, saatnya datang, bahkan sudah datang, bahwa kamu dicerai beraikan, masing-masing ke tempatnya sendiri dan kamu meninggalkan aku seorang diri”
Menjadi pengikut Yesus adalah sebuah pilihan untuk keluar dari zona nyaman menuju ke zona yang penuh dengan tantangan. Ada banyak tantangan yang harus dihadapi oleh para pengikut Yesus dalam mengikutiNya. Dalam situasi semacam ini, para pengikut Yesus akan dihadapkan pada pilihan untuk tetap mengikutiNya dengan setia atau justru lari meninggalkanNya dan kembali pada cara hidup lama yang mereka miliki. Tantangan akan adanya penganiayaan kerap kali juga kita hadapi di jaman modern ini, walau penganiayaan mungkin tidak lagi sama dengan jaman para Rasul dulu. Penganiayaan yang kini kita hadapi lebih pada bagaimana kita mempertahankan iman di dalam situasi dunia yang menawarkan banyak kemudahan dengan moralitas yang semakin melorot. Penganiayaan di jaman modern ini lebih menyentuh sisi manusiawai kita, “apakan kita ingin kembali pada hal yang mudah dengan mengikuti arus jaman atau mempertahankan nilai-nilai kristiani yang kerap dianggap kolot dan tak lagi sesuai dengan jaman”. Menanggapi ini, Yesus tetap memberikan janji bahwa kita akan selalu Ia sertai dan selalu ada akhir Indah di setiap perjuangan kita dalam mempertahankan iman dan nilai-nilai Kristiani; inggal kita saja yang diajak untuk tetap setia kepadaNya.