KERAJAAN ALLAH HADIR

KERAJAAN ALLAH HADIR


Matius 10:7-15
Setiap orang yang percaya kepada Yesus Kristus, berarti menerima visi yang ingin diwujudkan oleh Yesus, yaitu menghadirkan Kerajaan Allah.”Pergilah dan beritakanlah Kerajaan Sorga sudah dekat.”(Mat 10:7). Dalam kerajaan tersebut yang menjadi tempat dimana Allah hadir sebagai raja adalah hati manusia, yaitu ketika seseorang membuka diri dan percaya kepada-Nya. Saat Allah bersemayam dan tinggal di dalam hati manusia, maka damai dan keselamatan hadir.
Kerajaan Allah adalah Kerajaan Kasih, karena Allah sendiri adalah Kasih tersebut. “Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.”(1Yoh 4:8). Oleh karena itu, mereka yang percaya kepada Allah akan selalu hidup dalam kasih. Hidup dalam kasih berarti tidak lagi tinggal dalam kebencian, kesombongan, kecemasan, dan kesombongan.
Bagaimana Kerajaan Allah hadir? Tanda kerajaan hadir, yaitu ketika kasih dihayati dan dilaksakan dalam kehidupan. Kasih sejati adalah suatu yang universal dan bukan hanya untuk orang-orang tertentu, atau hanya untuk orang-orang yang cocok dan menyenangkan hati. Kasih sejati adalah kasih yang telah ditujukkan oleh Yesus diatas kayu salib ; kasih tulus dengan pengorbanan demi keselamatan semua manusia. Sekalipun manusia berdosa namun Dia mengasihi dan mengampuni mereka. Kristus memberikan kasih-Nya tanpa menuntut dan diterima cuma-cuma oleh semua manusia yang berdosa. Oleh karena itu kasih yang dihadirkan dalam kerajaan Allah juga tanpa menuntut/pamprih. “Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati, tahirkanlah orang kusta, usirlah setan-setan. Kamu telah memperolahnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-Cuma.”(Mat 10:8).
Hidup dalam kasih adalah hidup dalam kerajaan Allah. Seseorang tidak perlu menunggu nanti, Karena kerajaan Allah sudah hadir saat orang percaya kepada Kristus dan di dalam kasih-Nya. Saat Kristus hadir maka Dia yang akan memimpin, menuntun dan sekaligus menemukan kehidupan serta kebenaran. “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalua tidak melalui Aku.”(Yoh 14:6).
Paroki St. Montfort Serawai, ditulis oleh Rm. Aloysius Didik Setiyawan CM

Comments are closed.
Translate »