TERUS BERJUANG
Matius 12:14-21
Setiap orang berjalan ditengah-tengah dunia yang keras. Oleh karena itu
setiap orang tidak ada pilihan lain kecuali berjuang. Jika orang tidak berusaha dan
berjuang, maka tidak akan mendapatkan apa-apa. Dalam hidup rohanipun juga
demikian, untuk bisa mencapai kesucian dan kesempurnaan hidup, setiap harus
berjuang untuk bisa setia mengikuti Kristus. “Saudara-saudaraku yang kekasih,
sementara bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang
keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong untuk menulis ini kepada kamu
dan menasihati kamu, supaya kamu tetap berjuang untuk mempertahankan iman
yang telah disampaikan kepada orang-orang kudus.”(Yudas 1:3).
Sebagai manusia yang sedang berjuang, tidak ada satupun orang yang tidak
pernah jatuh. Setiap orang punya pengalaman jatuh, namun sebagai orang yang
mau berjuang, pengalaman jatuh dalam kelemahan bukan akhir dari segalagalanya. Yesus datang untuk memberi harapan bagi orang-orang berdosa. “Bukan
orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit. Aku datang bukan untuk
memanggil orang benar, melaikan orang berdosa.”(Mrk 2:17). Oleh karena itu
setiap orang diundang-Nya untuk datang, agar menerima Kembali harapan dan
semangat untuk hidup lebih baik. “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan
berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.”(Mat 11:28).
Dengan demikian, kehadiran Kristus bukan melemahkan tetapi menguatkan,
bukan untuk menghukum tetapi menyelamatkan, dan bukan mematikan tetapi
menghidupkan dan memberi harapan. “Buluh yang patah terkulai tidak akan
diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya,
sampai Ia menjadikan hukum itu menang.”(Mat 12:20). Oleh karena itu, ketika
seseorang percaya kepada Kristus dan tinggal di dalam kasih-Nya, ia tidak akan
pernah kekurangan harapan, damai dan kasih.
Yesus ingin setiap orang yang menyadari bahwa hidup bukan lagi menjadi
beban, karena Dia telah datang. Di dalam Dia, manusia mendapatkan harapan,
keselamatan dan kehidupan kekal. “karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini,
sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang
percaya kepada-Nya tidak binasa, melaikan beroleh hidup yang kekal.”(Yoh 3;16).