Browsed by
Month: February 2014

Apakah Warisan Terbaik Orang Tua?

Apakah Warisan Terbaik Orang Tua?

Apakah Warisan Terbaik Orang Tua? (1 Raja-Raja 2:1-4. 10-12)
Pesta St. Paul Miki dan Para Pendampingnya (Missionaris Yesuit martir di Jepang)
Beberapa hari terakhir, saya mengupas bacaan Injil, tapi hari ini saya akan menyinggung bacaan pertama.
Sejak minggu lalu, kita mendengar dari buku Samuel dan Kitab Raja-Raja tentang raja Daud. Bagaimana Tuhan memilih Daud yang masih muda jadi raja. Dia orang beriman dan mengalahkan raksasa Goliat, tetapi dia juga berbuat dosa besar dengan menghamili, mengambil istri orang (Bethsyeba) bahkan membunuh suaminya (Jendral Uria). Kemarin di ceritakan Daud berbuat dosa lain, yaitu tidak mempercayai Tuhan, sampai Tuhan menghukum Daud dengan wabah penyakit dan kematian rakyatnya.
Hari ini di bacaan pertama: Daud di saat ajal sebelum meninggal, memanggil Salomo anaknya den berpesan, “Lakukanlah kewajibanmu dengan setia terhadap Tuhan, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya, dan dengan mengikuti segala ketetapan-Nya” (1 Raj 2:3).
Daud, raja besar, yang telah mengalami asam garam mengikuti Tuhan menyadari bahwa kesetiaan kepada Tuhanlah yang terpenting dalam hidup. Bagi anda para orang-tua dan “Opa dan Oma” warisan apakah yang anda terbaik? Adalah mengajarkan anak-anak anda tentang Tuhan dan pentingnya kesetiaan kepada Tuhan (beribadah misa minggu, berdoa, mencintai Tuhan, dll).
Marilah hari ini, dengan segala kelemahan dan dosa kita, kita datang selalu pada Tuhan. Daud dicinta Tuhan karena dia kerap kali gagal/berdosa tetapi mengakui dosanya dan selalu berusaha berubah. Mari kita semua juga mengajarkan mencintai Tuhan dan setia kepada keluarga kita, seperti Daud.

Tuhan, bantulah kami dalam kelemahan kami dan jadikan kami orang-orang yang mewarisi iman dan kesetiaan lewat kata, perbuatan dan contoh hidup. Amen.

Bukankah dia ini anak tukang kayu. Anak Maria?

Bukankah dia ini anak tukang kayu. Anak Maria?

Yesus terheran-heran atas kurangnya iman mereka (Markus 6:6). Baru saja Yesus mengadakan mukjizat-mukjizat besar di daerah tetangganya (sekitar danau Galilea). Tapi waktu pulang ke kampungnya justru dia di tolak dan dihina. “Bukankah dia ini anak tukang kayu. Anak Maria? ” Sehingga dia tidak banyak mengadakan mukjizat.
Tentu kita juga sering bersikap seperti orang sekampung Yesus. Kita menutup telinga hati nurani kita terhadap suara-suara halus Tuhan yg bekerja lewat orang-orang dekat disekitar, karena entah kita kepala batu atau punya persepsi sendiri yg menutup leluasanya karya Tuhan.
Acara Retret Suster Putri Karmel

Acara Retret Suster Putri Karmel

Seattle-2014

Jumat-Minggu, Feb 14-16, 2014 – Retret di Seattle 2014: “WHEN I AM WEAK, HE IS STRONG!”  Retret  Mengatasi Kelemahan.  (lihat attachment flyer).

Sabtu, Feb 22, 2014 – Vocation Retreat (umum),  9 am – 5 pm bersama Contemplatives of St. Joseph (COSJ) and Daughters of Carmel (DOC).   Bagi yang sedang berpikir-pikir tentang panggilan hidupnya silahkan menghadiri acara ini.  (lihat attachment flyer). Vocation_Retreat_Flyer_DOC_COSJ_5

InnerHealing2014

Jumat-Minggu, April 11-13, 2014 – INNER HEALING RETREAT (umum, bahasa Inggris) bersama Fr. Vito of COSJ, DOC & HTC-NA (Holy Trinity Community Northern America), di Presentation Retreat Center, Los Gatos. (lihat attachment flyer).


www.daughtersofcarmel.org

Jesus is “on move”

Jesus is “on move”

 Kemarin, Yesus, Sang Exorcist Sejati, membebaskan orang kerasukan berat. Bahkan di katakan orang itu mampu mematahkan rantai. Hari ini, Yesus, menunjukan lagi keilahinnya dan cintaNya. Dan nggak tanggung-tanggung. Dia menyembuhkan 2 orang sakit berat sekaligus. Yang pertama adalah anak Yairus (kepala rumah ibadat) yang hampir mati. Yang kedua adalah wanita yang menderita pendarahan selama 12 tahun.
Memang, Yesus, Tuhan kita hebat, dan kita bisa mengakuinya. Tapi di hari ini kita juga diajar lewat Injil Markus ini bahwa kitapun bisa hebat, dengan meniru iman dari Yairus dan wanita yg sakit pendarahan. Inilah iman Yairus “Anakku perempuan sedang sakit, hampir mati, datanglah kiranya dan letakkanlah tanganMu atasnya, supaya ia selamat dan tetap hidup!”. Inilah iman wanita itu, “Asal kujamah saja jubahNya, aku akan sembuh.” Kedua iman orang ini sangat luar biasa. Iman Yairus, ditunjukan lewat doa permohonan yang sungguh dan tulus. Iman wanita pendarahan, ditunjukan lewat “gerakan iman” dengan menjamah jubah Yesus dengan kepercayaan dia akan langsung sembuh.
Jadi kita bisa belajar dari 2 manusia sederhana sesama kita contoh iman. Saya mengundang anda sekalian hari ini, jika anda di tengah badai persoalan (entah keuangan, anak yang tidak “uhau/patuh”, sakit penyakit, dll), mari datang kepada Yesus hari ini dengan iman. Contohlah kedua tokoh iman ini. Kita bisa datang lewat doa. Doa yang sungguh, dengan memberikan Yesus waktu khusus. Juga lewat “gerakan iman” dengan melangkah maju dengan percaya bahwa Yesus ada akan membantu dan menyembuhkan.
Tuhan Yesus, Sang Pembebas dan Penyembuh, kami datang merendahkan diri membawa persoalan dan beban kami. Kami mau percaya kepadaMu. Engkau Allah yang hidup dan mampu menolong kami. Amen!
Translate »