Apakah Warisan Terbaik Orang Tua?
Apakah Warisan Terbaik Orang Tua? (1 Raja-Raja 2:1-4. 10-12)
Pesta St. Paul Miki dan Para Pendampingnya (Missionaris Yesuit martir di Jepang)
Beberapa hari terakhir, saya mengupas bacaan Injil, tapi hari ini saya akan menyinggung bacaan pertama.
Sejak minggu lalu, kita mendengar dari buku Samuel dan Kitab Raja-Raja tentang raja Daud. Bagaimana Tuhan memilih Daud yang masih muda jadi raja. Dia orang beriman dan mengalahkan raksasa Goliat, tetapi dia juga berbuat dosa besar dengan menghamili, mengambil istri orang (Bethsyeba) bahkan membunuh suaminya (Jendral Uria). Kemarin di ceritakan Daud berbuat dosa lain, yaitu tidak mempercayai Tuhan, sampai Tuhan menghukum Daud dengan wabah penyakit dan kematian rakyatnya.
Hari ini di bacaan pertama: Daud di saat ajal sebelum meninggal, memanggil Salomo anaknya den berpesan, “Lakukanlah kewajibanmu dengan setia terhadap Tuhan, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya, dan dengan mengikuti segala ketetapan-Nya” (1 Raj 2:3).
Daud, raja besar, yang telah mengalami asam garam mengikuti Tuhan menyadari bahwa kesetiaan kepada Tuhanlah yang terpenting dalam hidup. Bagi anda para orang-tua dan “Opa dan Oma” warisan apakah yang anda terbaik? Adalah mengajarkan anak-anak anda tentang Tuhan dan pentingnya kesetiaan kepada Tuhan (beribadah misa minggu, berdoa, mencintai Tuhan, dll).
Marilah hari ini, dengan segala kelemahan dan dosa kita, kita datang selalu pada Tuhan. Daud dicinta Tuhan karena dia kerap kali gagal/berdosa tetapi mengakui dosanya dan selalu berusaha berubah. Mari kita semua juga mengajarkan mencintai Tuhan dan setia kepada keluarga kita, seperti Daud.
Tuhan, bantulah kami dalam kelemahan kami dan jadikan kami orang-orang yang mewarisi iman dan kesetiaan lewat kata, perbuatan dan contoh hidup. Amen.