Browsed by
Month: June 2014

Hati-hati memilih musuh!

Hati-hati memilih musuh!

Beberapa tips bagaimana memilih musuh:

1. kalau kita menganggap hampir semua orang memusuhi kita, hanya ada 2 kemungkinan: kita tinggal di tempat yang sungguh buruk, atau kita sendiri yang sebenarnya butuh konseling psikologis.

2. Jangan memutuskan bahwa semua orang yang tidak suka dengan kita adalah musuh. Ada orang yang tidak kita sukai dan tak bisa “get a long” dengan kita, itu bukan musuh, hanya kita tak cocok saja jadi temannya. Ada orang yang sebenarnya  baik untuk saingan dalam kerja agar makin produktif, ini juga bukan musuh. Ada orang yang menjengkelkan sikapnya dan sifatnya, ini juga bukan musuh. Ada orang yang sungguh-sungguh tidak suka dengan kita dan ingin menjatuhkan kita. Nah ini baru musuh. Tapi tak banyak kok. Coba anda hitung, pasti tak lebih dari 10 orang!

3. Sekarang hitunglah siapa saja orang yang tak bisa kita ajak berteman? orang yang menjengkelkan? Siapa orang yang bisa menjadi saingan dalam hal kerja? siapa musuh kita? Kalau anda sudah menemukan orangnya, ambil kertas dan alat tulis untuk menjawab pertanyaan nomor 4.

4. Mengapa orang-orang ini tak bisa kita ajak berteman? (karena sifatnya, kelakuan, karena kita mendengar dari orang keburukan mereka, dsb). Apa sisi positifnya kalau saya tak berteman dengan mereka? apa sisi negatifnya kalau saya tak berteman dengan mereka?

5. Apa mungkin kita menambah teman dari pada lawan? bisakah kita omong dengan baik-baik terhadap orang yang tidak kita sukai? katakan bahwa sikap dan perbuatannya menyakitkan dan menjengkelkan. Kalau hal ini belum bisa dilakukan, “keep away!” beri jarak, dan kita mungkin butuh waktu untuk membangun relasi lagi.

6. Bacalah teks di bawah ini, sembari kita bisa memulai tidak memusuhi orang-orang yang memusuhi kita: Matthew 5:43-48

“Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.   Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.   Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?  Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian?  Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.”

7. Berdoalah bagi orang yang kita benci dan membenci kita: belajarlah menerima dan hormat pada perbedaan, tak perlu bermusuhan!

Tamak

Tamak


Bacaan : 1 Raja-Raja 21:1-16

Suatu kali raja Ahab menemui pemilik kebun anggur di samping istana, katanya, “Bolehkan aku beli kebun anggurmu? akan kubayar dengan harga pantas. Aku ingin meluaskan istanaku!” “Maaf Tuan, aku tak menjual tanah ini karena inilah satu-satunya milik leluhur yang harus aku jaga!” Pulanglah Raja dengan hati marah karena keinginannya tak tergapai.

Sang Istri, Jezebel, melihat raut muka raja yang sedih dan marah, dan ia mencari tahu apa penyebabnya. Berceritalah Ahab pada istrinya. Lalu sang istri berkata, “serahkanlah semua padaku, dan kebun anggur Naboth akan menjadi milikmu!”

Jezebel membayar beberapa orang untuk bersaksi dusta di tengah pengadilan rakyat kalau Naboth tak memenuhi hukum taurat. Akibatnya, Nabot mati dilempari batu sampai mati, dan raja Ahab mengambil tanah Naboth setelah sang istri membunuh pemiliknya.

Seorang teman bercerita, “Tetangga saya, saat dia hidup biasa, dengan mudahnya membantu orang dan memberikan bantuan. Saat kekayaannya naik 4x lipat, jarang dia memberi uang dan sumbangan. Kini sesudah dia amat kaya, dia hanya mampu memberi $20 pada orang!” Kekuasaan dan uang membuat kita berubah. Jadi diri sesorang diuji sungguh saat dia memiliki kekuasaan yang tak terhingga dan uang yang berlimpah.

Apa itu tamak? Tamak adalah keinginan dalam diri seseorang untuk selalu ingin menambah kekayaan dan kuasa, prestise, serta keinginan akan jabatan, juga keinginan menumpuk makanan, meski sebenarnya ia sudah memiliki cukup.

Banyak orang menjadi tamak dan tak peduli sesama seperti Jezebel, sesudah kekayaannya menumpuk. Bahkan ia menjadi kejam dengan menyingkirkan orang lain dengan memakai harta bendanya, agar semua keinginannya terpenuhi. Tamak-kah saya?

 

Jujur

Jujur

keep-calm-and-be-honest-17

Bacaan 1 : 1 Raja-raja 19: 16b, 19-21
Bacaan Injil : Matius 5:33-37

Ketika dihadapkan pada pengadilan agama, Yesus ditanya tanpa tedeng aling-aling: “Apakah Engkau Mesias, Anak dari Yang Terberkati?” Ia menjawab sama lugasnya: “Akulah Dia.” (Markus 14:61-62). Seraya mengoyak pakaiannya, Imam Besar pun menyatakan bahwa Yesus menghujat Allah. Karenanya Ia lalu dijatuhi hukuman mati. Karena Ia, Sang Jalan, Kebenaran dan Hidup, menyatakan kebenaran. Sebuah kebenaran yang terlalu sulit untuk mereka terima.

Dalam Injil hari ini, Yesus mengajar kita untuk bersikap jujur apa adanya. Kalau “Ya” katakan “Ya”, kalau “Tidak”, katakan “Tidak”. Lugas, yang menurut seorang teman adalah singkatan dari lugu dan tegas. Say what you mean, and mean what you say. Maka persoalan utama bukanlah soal “mengharamkan” bersumpah, melainkan bagaimana kita seyogyanya menjaga kebenaran, menjaga integritas kita, menjaga harkat martabat sebagai mahluk yang diciptakan secitra dengan Yang Maha Benar, Maha Baik, Maha Indah.

Kepercayaan satu sama lain adalah pelekat sebuah masyarakat. Kita percaya bis yang kita naiki akan dikendarai dengan hati-hati dan membawa kita sampai pada tujuan yang ditentukan. Kita percaya harga yang kita bayar untuk barang yang kita beli sesuai dengan kualitas dan dengan nilai keuntungan yang diambil penjual wajar adanya. Kita percaya orang tidak menaruh bahan-bahan yang berbahaya pada makanan yang kita makan di rumah makan. Suami percaya janji pernikahan diperjuangkan pula oleh istri dan sebaliknya pula. Anak-anak percaya orang tua pada dasarnya berusaha mencukupi kebutuahan mereka, menjaga, melindungi dan membimbing mereka, dan sebaliknya orang tua percaya anak-anak akan bertumbuh dengan tetap menjaga hormat dan kasih pada mereka juga saat anak-anak menjadi dewasa dan orang tua menjadi makin lemah dan kurang berdaya. Tanpa kepercayaan satu sama lain, kita menjadi paranoid, melihat sesama sebagai ancaman, senantiasa tegang, penuh curiga dan perhitungan. Tak ada ketulusan, tak ada kerelaan.

Kepercayaan mengandaikan kejujuran. Sekali lancung keujian, seumur hidup tak dipercaya, kata pepatah. Dalam masa persiapan Pemilu, penyadaran senada muncul dalam semangat: pilih dengan mempelajari dan mempertimbangkan rekam jejaknya! Citra bisa dipoles, tetapi karakter melekat dari apa yang biasa dilakukan sehari-hari. Apa yang sudah terbukti lebih penting daripada apa yang terjanji. Kejujuran karenanya bukanlah suatu peristiwa di suatu saat, melainkan sebuah keutamaan yang terus dilatihkan, terus dinyatakan, seperti dikatakan Aristoteles: kita belajar tentang keutamaan dengan melakukannya.

Kepercayaan mengandaikan kejujuran, dan kejujuran mengalir dari semangat menjunjung dan menjaga kebenaran. Menjadi tantangan manakala kebenaran itu sendiri tidak lagi bisa dibaca hitam putih. Paulus berkata: “Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu” (1 Kor 13:11). Selain penghargaan akan kebenaran, cinta kasih pun juga menjadi ukuran kita dalam berinteraksi satu sama lain. Karena, kadang kita juga harus menjaga kebenaran dengan tidak menyatakan semua yang kita tahu. Berhadapan dengan kekuatan dan kekuasaan yang pada dasarnya secara moral tidak benar, misalnya, membuat bisa jadi lebih bijaksana dan benar untuk tidak menyatakan yang fakta yang benar.

Ah… menarik sekali untuk terus memperbincangkan keutamaan yang bangsa kita Indonesia masih banyak gulati, dengan ranking persepsi korupsi nomer 114 dari 177 negara menurut Transparency International saat ini. Namun cukup dulu di sini, dan selanjutnya terserah Anda (dan saya) untuk menjalani. Salam!

Antonius

Antonius

AnthonyofPadua2Pesta Peringatan St Antonius Padua
Bacaan I : 1 Raja-raja 19.9a, 11-16
Bacaan Injil : Matius 5:27-32

St Antonius Padua adalah salah satu orang kudus yang paling populer dan dicintai. Dia dikenal sebagai perantara doa yang handal. Novena St Antonius yang dirayakan bersama di Gereja sering mengundang kehadiran umat dalam jumlah besar. Saat saya masih belajar Filsafat di Jakarta dan mengikuti Misa Novena Besar St Antonius Padua di paroki Hati Kudus Yesus, Kramat, saya terkesan sekali dengan pengalaman mendengarkan daftar panjang intensi novena dibacakan sebelum misa selama lebih dari 15 menit! Dari terkabulnya doa-doa lewat pengantaraan St Antonius Padua, juga mengalir rahmat dan berkat untuk kalangan yang lebih luas. Misalnya, tiga gereja besar: St Antonius Purbayan-Solo, St Antonius Muntilan-Magelang dan St Antonius Kotabaru-Yogyakarta, dibangun antara tahun 1916-1926 dengan dukungan dana seorang donator dari Belanda yang memiliki devosi yang mendalam pada St Antonius Padua.

Kisah-kisah mukjijat banyak diceritakan dari semasa St Antonius Padua hidup seperti: kisah keledai yang berlutut di hadapan Sakramen Mahakudus, kisah berkotbah pada ikan-ikan, kisah menyambungkan kembali kaki yang dipotong, kisah bayi yang berbicara seperti anak besar membela ibunya dari tuduhan perselingkuhan, dan kisah pertobatan seorang tiran kejam karena sapaan dan kotbahnya yang penuh kuasa ilahi.

Orang kudus kelahiran Portugis ini mulanya adalah rahib Agustinian. Ia bergabung dengan ordo Fransiskan karena tersentuh oleh perjumpaan dengan jenasah 5 martir Fransiskan yang menumpahkan darah dalam pewartaan Injil di Maroko, yang sempat disemayamkan di biaranya. Kerinduannya untuk menjadi misionaris dan martir di Maroko tak menjadi kenyataan saat badai membawa kapal yang ditumpanginya berputar haluan dari tujuan semula ke Afrika menjadi mendarat di Itali. Di sana ia berjumpa dengan St Fransiskus Asisi dan ia pun menjadi ahli teologi dan pewarta ulung yang berkarya sebagai “misionaris lokal” di seluruh negara dengan basisnya di Padua. Ia meninggal dalam usia muda, 36 tahun, pada tahun 1231. Banyaknya kesaksian mukjijat yang terjadi kemudian atas doa-doa dengan pengantaraannya, membuatnya dinyatakan kudus dalam waktu singkat, 11 bulan setelah kematiannya.

Santo Antonius dikenal pula suka membantu menemukan barang-barang yang hilang. Saya mendengar dari beberapa orang yang berbagi pengalaman terkabulnya doa-doa untuk hal yang nampaknya sepele itu: menemukan kembali barang yang hilang. Saya bahkan juga bisa bersaksi dari pengalaman saya sendiri! Namun mungkin baik kita juga kembali pada apa yang menjadi kerinduan terbesar St Antonius sendiri: membawa makin banyak orang makin dekat pada Tuhan, terutama mereka yang “hilang”. mari kita berdoa untuk ujub-ujub pribadi, dengan tak lupa mendoakan mereka yang kehilangan semangat iman, kehilangan arah tujuan hidup, kehilangan keselamatan.

Novena St Antonius Padua:

Doa pembuka
Santo Antonius yang terkasih, kami menghormati dikau sebagai hamba Allah yang setia dan ulet. Semoga kami dibantu oleh jasa-jasa dikau dan perantaraan dikau; sehingga permohonan kami dikabulkan oleh Allah. Amin

Hari Pertama
“Dengarkanlah suara permohonanku, apabila aku berteriak kepada-Mu minta tolong, dan mengangkat tanganku ke arah tempat-Mu yang maha kudus” Mzm28:2
Permohonan …
Santo Antonius, pembuat mukjizat yang dikaruniai oleh Allah secara berlimpah. Banyak mujizat telah dilakukan oleh-Nya melalui perantaraan dikau. Dalam kebaikan dikau, datanglah sekarang untuk membantu kami dan dengarlah doa permohonan kami ini. Amin

Hari Kedua
“Janganlah menyembunyikan wajah-Mu kepadaku, janganlah menolak hamba-Mu ini dengan murka; Engkaulah pertolonganku, janganlah membuang aku dan janganlah meninggalkan aku, ya Allah penyelamatku” Mzm27:9
Permohonan …
Santo Antonius yang terkasih, kami datang kepada dikau dengan penuh keyakinan akan karunia Allah yang ada pada dikau; yang selalu bersedia untuk menolong mereka yang membutuhkannya. Dikau yang berada di kemuliaan surga, jadilah perantara kami. Amin

Hari Ketiga
“Sebab Engkau, ya Tuhan, baik dan suka mengampuni dan berlimpah kasih setia bagi semua orang yang berseru kepada-Mu” Mzm86:5
Permohonan …
Santo Antonius yang mulia, kami mengakui kelemahankami dan dosa-dosa kami terhadap Yang Mahakuasa. Meskipun kami tidak layak, tolonglah kami dalam kebutuhan kami yang mendesak ini. Karena kasih dikau kepada kami, jadilah pembela kami. Amin

Hari Keempat
“Perdengarkanlah kasih setia-Mu kepadaku pada waktu pagi, sebab kepada-Mulah aku percaya! Beritahukanlah aku jalan yang harus kutempuh, sebab kepada-Mulah kuangkat jiwaku” Mzm143:8
Permohonan …
Santo Antonius yang rajin menolong, tolonglah kami agar dapat mengerti dan menghargai maksud-maksud Allah dalam kehidupan kami. Jadilah pelindung kami yang berkuasa dalam kebutuhan kami ini. Kami yakin dikau akan memohonkan belas kasih Allah demi kami yang membutuhkannya. Amin

Hari Kelima
“Orang yang mengenal nama-Mu percaya kepada-Mu, sebab tidak Kau tinggalkan orang yang mencari Engkau, ya TUHAN” Mzm9:10
Permohonan …
Santo Antonius yang murni, demi kasih dikau kepada Kristus dan Gereja-Nya, kami memohon bantuan dikau bagi kami yang berada di dalam kecemasan ini. Kami memohon jawaban. Perlihatkanlah kuasa Allah dalam para orang kudus-Nya dengan membantu umat-Nya. Amin

Hari Keenam
“TUHAN adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nya hatiku percaya. Aku tertolong sebab itu beria-ria hatiku, dan dengan nyanyianku aku bersyukur kepada-Nya” Mzm28:7
Permohonan …
Santo Antonius yang rendah hati, penyerahan dikau kepada kemiskinan memperkaya Gereja dengan banyak berkat. Kami memohon pertolongan dikau, semoga karena contoh dikau itu, kami diberi rahmat kerendahan hati untuk menerima kehendak Allah. Amin

Hari Ketujuh
“Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku” Mzm23:4
Permohonan …
Santo Antonius yang baik, dikau menghibur mereka, yang seperti kami berada dalam duka. Beradaklah bersama kami, yang mencontoh dikau, mau menghibur mereka yang ada dalam kesulitan. Mohon pertolongan Allah bagi kami. Amin

Hari Kedelapan
“Keinginan orang-orang yang tertindas telah Kaudengarkan, ya TUHAN; Engkau menguatkan hati mereka, Engkau memasang telinga-Mu” Mzm10:17
Permohonan …
Santo Antonius yang terberkati. Kehidupan dikau merupakan contoh kesempurnaan yang mengerjakan perbuatan-perbuatan ajaib bagi mereka yang sangat membutuhkannya. Dari kediaman dikau di surga, datanglah. Bantulah kami, mohonkanlah jawaban Allah atas kebutuhan kami ini. Amin

Hari Kesembilan
“Sebab Engkau, ya Tuhan, baik dan suka mengampuni dan berlimpah kasih setia bagi semua orang yang berseru kepada-Mu” Mzm86:5
Permohonan …

Santo Antonius yang setia, hati kami melimpah dengan perasaan terima kasih. Kami mengetahui bahwa kuasa dikau karena Allah adalah besar, dan kami tahu pula bahwa dikau akan memperoleh daripada-Nya apa yang kami harapkan. Tolonglah kami sekarang; kamipun memohon agar kami dapat melayani Allah seperti dikau pernah melakukannya. Amin
Santo Antonius yang dicintai dan dihargai oleh Kanak-kanak Yesus; dengarkanlah doa-doa kami ini.

Doa penutup
Ya Allah, kami memohon agar penghormatan kami kepada Santo Antonius menjadi sumber sukacita Gereja-Mu. Semoga pertolongannya membuat kami lebih kuat dalam iman kami. semoga pula bantuannya membuat kami memperoleh imbalan yang abadi. Kami memohon ini dengan perantaraan Yesus Kristius, Tuhan kami. Amin

Translate »