Browsed by
Month: May 2015

SIAP MENJADI SAKSI KRISTUS

SIAP MENJADI SAKSI KRISTUS

 

 

Kis 16: 1-10

Yoh 15:18-21

 

Menjadi murid berarti mau pengikut Tuhan Yesus dalam pikiran, kata dan perbuatan. Yesus adalah jalan, benaran dan kehidupan, maka ketika kita mengikutiNya maka kita akan sampai pada kehidupan yang bahagia selamanya. Di samping itu sebagai murid Kristus kita perlu siap menghadapi peristiwa penolakkan dari orang lain; dibenci ketika menegakkan kebenaran, seperti hal nya juga dialami oleh Yesus.

 

Semua itu adalah bagian dari hidup kita sebagai murid-murid Kristus. Jika kita tidak pernah mengalami pengalaman dikecewakan dan dibenci karena menegakkan kebenaran, maka kita tidak akan pernah mengerti bahwa Tuhan Yesus telah menderita dan berkurban demi kebahagiaan kita dan hal itu menunjukkan bahwa Dia sangat mencintai kita. Jika pengalaman itu tiba, pada saat itulah saatnya untuk memberikan kesaksian sebagai pengikut Kristus. Menjadi saksi artinya melakukan mengenalkan Tuhan Yesus dengan melakukan apa yang baik dan penuh dengan cinta kasih.

 

Semua orang yang melihat dan merasakan dampak positif dari kesaksian hidup kita, akan merasakan damai dan mereka pada akhirnya akan juga akan pengenal dan percaya pada Tuhan Yesus yang kita imani. Kita menjadi sarana berkat dan kasih Tuhan Yesus kepada semua orang yang kita jumpai.

 

Tuhan Yesus , melalui penderitaan dan pengurbananMu di atas kayu Salib, kami mengerti bahwa Engkau sangat mengasihi kami. Curahkanlah Roh Kudus atas kami agar kami berani menjadi saksi-saksi Mu dalam masyarakat. Demi Kristus, pengantara dan penyelamat kami, Amin.

HIDUP SEBAGAI MURID KRISTUS

HIDUP SEBAGAI MURID KRISTUS

 

 

Kis 15:22-31

Yoh 15:12-17

 

Menjadi murid Kristus bukan suatu kebetulan, namun ini bisa terjadi karena kehendak Tuhan. Dia memilih kita menjadi murid-murid Nya. Tuhan memilih kita untuk suatu tugas-perutusan, yaitu menjadi pewarta belas kasih –Nya. Dengan demikian kita hidup bukan hanya untuk diri-sendiri, tetapi hidup untuk orang lain, menjadi saluran berkat Tuhan untuk sesama.

 

Tuhan Yesus memilih kita karena Dia mencintai kita. Dan bahkan menjadikan murid-muridNya sebagai sahabat-sahabat Nya. Tuhan Yesus memberikan kepercayaan kepada para pilihan-Nya untuk menjadi pewarta kebaikan dan kasih Tuhan kepada dunia. Oleh karena itu tugas pokok para murid adalah menghayati hidup dalam cinta kasih. Ketika kasih dilaksanakan pada saat itulah Tuhan Yesus dimuliakan dan Dia hadir. Sebaliknya jika manusia saling bermusuhan dan membenci, disana Tuhan Yesus tidak hadir. Tidak ada kedamaian dalam diri orang yang dipenuhi dengan kemarahan dan kebencian.

 

Sudah selayaknya kita sebagai murid-muridNya bersyukur dan bersuka-cita karena menerima anugerah sebagai murid Kristus. Sayang jika anugerah yang luhur ini kita kurang diperhatikan/abaikan. Bahkan menyedihkan sekali jika ada orang sampai menganggalkan iman nya demi sesuatu yang duniawi. Apakah tidak menyadari akan keluhuran martabat sebagai murid Kristus ?

 

Tuhan Yesus yang Maha Agung, betapa Dikau mengasihi kami. Engkau telah memanggil dan memilih kami menjadi muridMu. Engkau memberikan kepercayaan kepada kami untuk meyebarluaskan Kerajaan Mu diatas fondasi Kasih. Kuatkan kami agar kami tetap setia kepada Mu, Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami. Amin.

TUHAN YESUS MENGASIHI KITA

TUHAN YESUS MENGASIHI KITA

 

 

Kis 15:7-21

Yoh 15:9-11

 

Tuhan Yesus sangat mengasihi kita. Ia merindukan agar kita selalu bersama dengan Nya . Mengapa Tuhan Yesus merindukan hal itu? Semua itu karena Dia ingin kita bahagia dan menerima keselamatan kekal. Oleh karena itu, berbahagialah orang-orang yang dipanggil dan dipilih menjadi murid-murid Kristus. Mereka yang dipilih menjadi murid-muridNya adalah pribadi-pribadi yang dikasihi Nya. Dengan demikian mereka sangatlah istimewa.

 

Persoalannya apakah kita semua sebagai murid-muridNya menyadari anugerah yang sangat luhur tersebut? Jika kita menyadari bahwa Tuhan Yesus mengasihi kita, maka hidup kita akan penuh dengan berkat-berkatNya. Kita tidak akan menyia-yiakan anugerah iman/kasih yang sudah dianugerahkan Tuhan. Selanjutnya Tuhan Yesus akan mengubah diri kita baik dalam hati, pikiran dan perbuatan menjadi semakin menyerupai Nya. Cinta kasih Tuhan Yesus yang kita rasakan mendorong kita untuk juga mengasihi Nya dengan setia melakukan kehendak Nya.

 

Buah dari relasi yang dekat dengan Tuhan Yesus tersebut adalah suka-cita dan damai. Suka-cita yang kita terima dari Kristus bersifat abadi. Suka-cita yang tidak tergantung pada harta benda duniawi, namun suka-cita mendalam dalam hati karena kasih Kristus. Suka cita yang kekal dianugerahkan kepada kita, artinya bukan hanya didunia saja namun juga kita rasakan kepenuhannya dalam Kerajaan Surga ketika kita bersatu dengan Allah.

 

Tuhan Yesus, trima kasih atas kasihMu yang luar biasa kepada kami. Kami orang yang lemah dan berdosa namun Dikau menganugerahi panggilan menjadi murid-muridMu. Tuhan Yesus bimbinglah agar kami menyadari anugerah tersebut, agar hidup kita penuh dengan suka-cita dan akhirnya berbuah dalam perbuatan-perbuatan kasih. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami, Amin.

BERSATU DENGAN SUMBER HIDUP

BERSATU DENGAN SUMBER HIDUP

 

 

Kis 15:1-6

Yoh 15:1-8

 

Tuhan Yesus adalah Pokok Anggur dan kita adalah carang-carangNya. Kita bisa hidup dan meraih apa yang cita-cita karena kemurahan dan kasih Nya. Dari Tuhan Yesus rahmat dan kebaikan-kebaikan mengalir dalam hidup kita. Seringkali semua itu tidak kita sadari. Kita tenggelam dalam kesibukan dan akhirnya lupa bahwa tanpa anugerah hidup, semua tidak dapat kita raih. Kondisi “lupa” dengan penciptanya ini semakin menjauhkan manusia dengan kebahagiaan.

 

Jauh dari sumber hidup membuat manusia berjalan dalam pilihan hidup yang penuh resiko karena masalah-masalah yang harus dihadapi melebihi kekuatan manusiawi dan manusia tidak cukup kekuatan untuk menghadapi semua kesulitan yang ada. Pada hakekatnya manusia adalah ciptaan maka ia terbatas/tidak sempurna dan membutuhkan kekuatan yang akan melengkapi semua kekurangannya. Kekuatan tersebut muncul saat manusia bersatu dengan Tuhan Yesus. Kita akan mempu menghadapi segala persoalan hidup ketika bersama denganNya. Dan sebaliknya kita akan kehilangan semangat hidup dan harapan jika terlepas dari sumber Hidup.

 

Tuhan Yesus mengundang kita untuk datang kepada Nya, karena Dia telah menyediakan damai dan hidup kekal untuk mereka yang setia. Yesus memberikan Diri Nya diatas kayu salib demi keselamatan kita. Ketika kita tinggal dalam kasih Yesus, maka hidup kita akan dipenuhi damaiNya dan pada akhirnya damai tersebut berbuah dalam tindakan nyata. Sekarang tinggal bagaimana manusia menjawab tawaran kasih Tuhan tersebut.

 

Tuhan Yesus ajarilah kami untuk selalu rendah hati agar kami selalu sadar bahwa hanya dalam persatuan dengan Dikau kami menjadi kuat dan penuh dengan kasih. Ampunilah kami yang sering melupakanMu. Kini kami berniat untuk kembali berjalan bersamaMu. Demi Kristus Tuhan pengantara kami. Amin.

MEMANCARKAN DAMAI KRISTUS

MEMANCARKAN DAMAI KRISTUS

 

 

Kis 14:19-28

Yoh 14:27-31a

 

Tuhan Yesus memberikan Damai Sejahtera kepada kita. Apa yang dianugerahkan oleh Tuhan Yesus tidak sama dengan apa yang diberikan dunia. Dunia memberikan kesenangan-kesenangan yang bersifat sementara. Orang bisa juga dikecewakan dengan apa yang menyenangkan itu, ketika semua itu diambil atau dirampas. Orang yang mengejar kesenangan duniawi tidak akan pernah merasa puas.

 

Sedangkan yang diberikan oleh Tuhan Yesus adalah Damai. Damai bukan berada diluar diri manusia, namun damai tersebut ada didalam diri manusia. Damai yang dianugerahkan Tuhan Yesus bersifat kekal. Saat ini damai tersebut bisa dirasakan dan seterusnya sampai kepenuhannya pada akhir jaman. Bagaimana Damai tersebut bisa hadir dalam hati? Damai adalah buah dari relasi kita dengan Tuhan Yesus. Oleh karena itu semakin kita dekat dengan Kristus, maka semakin besar damai yang kita rasakan. Demikian juga ketika kita dekat dengan Kristus maka kita merasakan penyertaan dan perlindunganNya setiap saat.

 

Pengalaman rohani bersama dengan Tuhan Yesus yang menghadirkan damai ini tidak hanya kita yang merasakan sendiri, namun juga bisa dirasakan oleh orang-orang yang kita jumpai. Dari dalam diri kita akhirnya terpancar cahaya kedamaian dan kasih yang bisa dirasakan oleh orang-orang disekitar. Karena kekuatan dan penyertaan Kristus kita bisa bertindak jujur, benar, murah hati, sabar, penuh syukur, tenang, bijaksana, dll.

 

Tuhan Yesus trima kasih atas kasih yang Dikau curahkan kepada kami. Engkaulah pusat hidup kami. Sertailah kami selalu agar kami berjalan sesuai dengan kehendak Mu. Lindungilah kami agar hanya Dikau saja yang tinggal dalam hati kami. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami, Amin.

Translate »