Kasih Allah yang tidak berkesudahan, yang tak terhingga.

Kasih Allah yang tidak berkesudahan, yang tak terhingga.

Kejadian 44:18-21, 23b-29;

               45:1-5

Matius 10:7-15

Saudara-i terkasih,

    Renungan saya hari ini amat sangat singakat. 

    Saya tidak bisa membayangkan kalau di pintu gereja dipasang tarif, barangsiap mau mendengar Sabda Tuhan $ 50, yang mau terima sakramen-sakramen $ 100 dan serterusnya. Sudah sangat pasti advertisement diatas adalah imaginasi yang konyol dan terlalu mengada-ada. Karena sudah sangat pasti hal itu tidak mungkin terjadi…dan sangat bertentangan dengan apa yang disebut Injil sebagai “kabar gembira, kabar keselamatan.” 

    Dan hakekat dari kabar gembira itu adalah free of charge. Bacaan injil hari ini Yesus mengutus para rasulNya dengan pesan: “Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat. Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah mempoerolehnya denga cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.” Dengan kata lain: “Without cost you have received; withut cost you are to give.” Jadi singkatnya berita gembira kita hari ini: Tidak ada biaya untuk tugas pelayanan dan tidak perlu membawa banyak barang selama dalam perjalanan. Oleh karena itu semua kebutuhan hidupmu sepenuhnay tergantung pada kebaikan dan kemurahan mereka yang anda layani. Tidak boleh menjadi sangat materialistis. Bagaimana kenyataannya???

    Para murid pada jaman Yesus boleh dibilang sangat berhasil menjalani tugas pelayanan mereka, sepenuhnya percaya pada kebesaran kasih setia dan kemurahan Allah. Allah tidak pernah menuntut pembalasan dari kita yang telah menerima kebaikan dan kasih setiaNya. Kasih dan kebaikan Allah yang maha besar adalah korban Yesus Kristus PuteraNya dan yang dilanjutkan oleh kehadiran Roh Kudus yang selalu menyertai kita dalam perjalanan hidup ini. “God loves us fully and unconditionally, expecting nothing in return for his blessings.”

Saudara-i terkasih,

    Kalau kita kembali merenungkan kebaikan dan kasih setia Allah dalam kehidupan ini, secara konkrit dapat kita temui dalam dan melalui Ekaristi Kudus. Itulah pernyataan kasih Allah yang maha agung dan mulia dimana Yesus telah mempersembahkan dan mengorbankan hidupNya agar kita semua boleh menikmati arti hidup dan kehidupan ini secara utuh. Semoga kita bisa meneladani hidup dan pelayanan para rasul yang menaruh kepercayaan penuh kepada kebaikan kasih Allah, dimana kita boleh dibimbing untuk mewartakan kabar gembira kepada dunia dalam nada dasar “KASIH ALLAH” Sendiri. Amin.

Comments are closed.
Translate ยป