Kamis dalam Minggu ke dua masa Advent – 9 December 2021
Yesaya 41:13-20
Matius 11:11-15
“… semua orang akan melihat dan mamahami bahwa tangan Tuhan yang membuat semuanya ini akan selalu menyertai dan menyelesaikan semua persoalan hidup kita “
Saudara-saudari terkasih,
Nabi Yesaya dalam bacaan pertama hari ini memakai kata-kata kiasan untuk menggambarkan siapa bangsa Isarael bagi Tuhan. Mereka dilihat sebagai seperti ulat dan cacing. Namun Yesaya dengan sangat gamblang menegaskan: …”janganlah takut, hai si cacing Yakub, hai si ulat Israel! Akulah yang akan menolong engkau, dan yang menebus engkau … ” Dan selanjutnya Allah menambahkan bahwa Allah akan membuat mereka menjadi papan pengirik yang tajam dan baru bahkan Allah akan membuat padang gurun menjadi telaga dan memancarkan air dari tanah kering. Sungguh suatu pernyataan dari Tuhan yang luarbiasa, benar-benar tak ada satupun yang akan luput dari tangan dan perhatian Tuhan.
Kasih setia Allah itu dinyatakan dalam dan selama masa Advent ini. Di tengah-tengah kegelapan musim dingin, dalam keresahan selama masa Pandemic oleh Covid 19, kita masih terus dicemaskan lagi dengan adanya variant baru “Omicron” membuat kita terus menerus berada dalam ketidak pastian. Apa yang akan terjadi? Masih dapatkah kita membuat rencana kedepan untuk menghadapi situasi, keadaan yang masih terus membuat kita gelisah, takut dan pelbagai perasaan yang tidak menentu. Semoga nubuat nabi Yesaya ini akan bisa meneguhkan dan membantu kita untuk hening sejenak, merenungkan dan mau bekerjasama dengan pemerintah dan medical staff menanggulangi personal ini dengan tertib mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Semuanya itu akan bisa teratasi kalau kita bisa bekerja sama dengan dan saling mendukung, membantu dan terus meningkatkan ketaatan kita mendengar satu sama lain, memiliki keprihatinan satu kepada yang lain. Dalam situasi seperti ini apa sikap dan tanggapan kita kepada sesama kita di Kabupaten Malang dan Lumajang yang ditimpa musibah oleh letusan gunung Semeru? Semoga Allah akan segera mengembalikan situasi dan keadaan yang mencekam ini bagi sesama kita yang menderita, agar mereka segera keluar dari kegelapan dan ketidakpastian hidup ini.
Yohanes Pembaptis dari bacaan Injil hari ini menyampaikan suatu kepastian kepada para pendengarnya bahwa terang akan datang dan dibawa oleh Dia yang akan mengundang kita untuk mengikutiNya. Yesus sungguh sangat menghargai Yohanes Pembaptis yang telah dengan rendah hati menyampaikan pesan keselamatan itu disatu pihak dan Yohanes Pembaptis sendiri menghimbau para pendengarnya untuk selalu percaya bahwa segala sesuatu ada di tangan Tuhan.
Semoga hati kita dan saudara-saudari kita yang menderita, berkat doa dan perhatian serta cinta kita kepada mereka yang menderita, Advent ini akan dapat meringankan beban penderitaan mereka, agar segera dapat keluar dari kegelapan musibah ini. Datanglah Yesus, datanglah!!! Amen.