SARANA KESELAMATAN
Jumat, 8 April 2022
Yohanes 10:31-42
Yesus heran dengan ketidakpercayaan orang-orang Yahudi kepada-Nya. “Kata Yesus kepada mereka: “Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?” (Yoh 10:32). Namun Dia tetap menjelaskan dan mengajak terus mereka untuk bisa percaya. Dengan tenang Yesus menyampaikan fakta-fakta yaitu segala karya yang telah dilakukan yang menunjukkan bahwa Dia adalah Anak Allah. “Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku, tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa.”(Yoh 10:37-38).
Dengan demikian, Yesus tidak membenci mereka yang menolak-Nya namun Dia sangat prihatin dengan kekerasan hati mereka dan tetap mengasihi mereka sampai rela berkorban untuk menanggung dosa-dosa umat manusia dengan pengorbanan di atas kayu salib. “Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.”(1 Petrus 2:24). Oleh karena itu menjadi nyata bahwa Allah Bapa sungguh mengasihi umat-Nya dengan mengutus Putera-Nya turun ke dunia dan menebus doa umat manusia, kendatipun mereka tidak menyadarinya. “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”(Yoh 3:16).
Oleh karena itu, sebagai murid-murid Kristus yang telah sadar dengan kasih Allah yang begitu besar, maka mereka memiliki tanggung jawab untuk menghayati imannya, dan mengembangkannya agar bisa berbuah dalam tindakan dan menginspirasi banyak orang untuk percaya kepada Kristus. “Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.”(Yoh 15:8). Dengan demikian setiap murid Kristus diutus untuk menjadi saksi-Nya yang bisa menjadi sarana keselamatan bagi banyak orang. “Itulah firman iman, yang kami beritakan. Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.”(Roma 10:9-10).
Didik, CM