HATI YANG BARU

HATI YANG BARU

Jumat, 2 September 2022



Lukas 5:33-39

Yesus menyatakan bahwa kasih dan kebaikan Allah yang ditawarkan kepada manusia, membutuhkan tanggapan yang baik pula dari pihak manusia, sebab jika hati manusia masih belum siap karena segala kejahatan dan kesombongan yang masih mereka pegang, maka sia-sia-Lah apa yang ditawarkan oleh Allah kepada mereka. “Demikian juga tidak seorang pun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian, anggur yang baru itu akan mengoyakkan kantong itu dan anggur itu akan terbuang dan kantong itu pun hancur.”(Luk 5:37).

Oleh karena itu, setiap orang yang ingin mengalami pendampingan dan belas kasih Allah perlu menyediakan dan menyiapkan hati yang baru yang rindu akan kehadiran Allah serta membersihkan hati dari semua kecongkaan dan kejahatan. “Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.”(Yehezkiel 36:26). Dengan iman yang mendalam, maka Allah akan menolong untuk menyediakan hati yang baru sehingga mereka siap untuk menerima berkat-berkat-Nya.

Dengan demikian, setiap orang yang telah menerima Allah adalah mereka yang telah melewati proses pertobatan diri, yaitu dimulai dari percaya akan Kristus, kemudian meninggalkan kesombongan dan kejahatan, serta siap melayani-Nya dalam diri sesamanya yang menderita. “Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situ pun pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.”(Yoh 12:26).

Didik, CM 

Comments are closed.
Translate »