BERBUAT BAIK
Senin,5 September 2022
Lukas 6:6-11
Yesus mengajak para murid-Nya untuk melakukan hal-hal yang baik sebagai ungkapan iman mereka dan atas penghormatan pada hari Sabat. “Lalu Yesus berkata kepada mereka: “Aku bertanya kepada kamu: Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membinasakannya?” Sesudah itu Ia memandang keliling kepada mereka semua, lalu berkata kepada orang sakit itu: “Ulurkanlah tanganmu!” Orang itu berbuat demikian dan sembuhlah tangannya.”(Luk 6:9-10).
Mengapa demikian? Karena iman bukan sesuatu yang dipendam dan digenggam untuk dirinya sendiri, namun iman pada hakekatnya sesuatu yang memancarkan cahaya dan harapan bagi semua orang. “Tidak seorang pun yang menyalakan pelita lalu meletakkannya di kolong rumah atau di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk, dapat melihat cahayanya.”(Luk 11:33).
Dengan demikian, hal yang penting untuk mewujudkan iman dan meghormati Hari Sabat ( Allah ) adalah dengan tulus hati banyak berbuat baik. Dengan cara itu juga seseorang bersaksi akan Allah yang baik, dan mendorong banyak orang untuk sampai kepada Allah dan memuliakan nama-Nya. ” Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”(Mat 5:16). Oleh karena itu, jika seseorang telah beriman, ia tidak akan diam ketika melihat saudara-saudaranya dalam kesulitan.
Didik, CM