MENJADI PELAYAN

MENJADI PELAYAN

Selasa, 6 September 2022



Lukas 6:12-19

Kehadiran Yesus membawa kebaikan bagi mereka yang percaya kepada-Nya. “Dan semua orang banyak itu berusaha menjamah Dia, karena ada kuasa yang keluar dari pada-Nya dan semua orang itu disembuhkan-Nya.”(Luk 6:19). Oleh karena itu, Yesus rindu bahwa kehadiran-Nya yang menyelamatkan bisa dirasakan oleh semua manusia. Agar banyak orang mengalami kasih dan kebaikan Kristus maka Dia memilih dan mengutus para murid-Nya agar pewartaan Injil kabar suka cita Kristus bisa menyerbar kemana-mana.
“Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul”.(Luk 6:13).

Oleh karena Kristus melibatkan orang-orang pilihan-Nya dalam karya keselamatan. Sekalipun mereka manusia yang memiliki kelemahan dan keterbatasan, namun karena  kekuatan dan karya Roh Kudus maka mereka dimampukan, sebab tidak ada yang tidak mungkin jika Allah menghendaki-Nya. “Kata Yesus: “Apa yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah.” (Luk 18:27). Dengan demikian Kristus menyatakan pewartaan kabar suka cita Kristus perlu diwartakan ke banyak orang agar Kerajaan Allah hadir di dalam diri masing-masing orang. Siapakah mereka yang siap diutus? Yaitu mereka yang telah percaya dan menjadi murid Kristus.  Apakah hal itu mungkin karena setiap orang memiliki keterbatasan. Semuanya menjadi mungkin karena yang bekerja adalah kekuatan Allah sendiri. Oleh karena itu, yang dibutuhkan adalah kesediaan diri untuk menjadi alat dan sarana serta menjadi pelayan-Nya.
“Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situ pun pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.”(Yoh 12:26).

Didik, CM 

Comments are closed.
Translate »