KESEMPATAN BERHARGA

KESEMPATAN BERHARGA

Kamis, 3 November 2022



Lukas 15:1-10

Yesus menyatakan bahwa sikap yang diperlukan untuk membawa seseorang pada kebaikan dan kedekatan dengan Tuhan adalah kemauan untuk bertobat. Ketika seseorang betobat maka ia menemukan kembali jalan yang membawanya pada pengharapan dan keselamatan. Mengapa setiap orang diajak untuk bertobat dan kembali ke jalan yang benar? Karena hanya dengan cara itulah seseorang menerima kembali belas kasih dan pengampunan dari Allah yang akan mengembalikan relasi yang telah rusak ; manusia dengan Tuhan, dan manusia dengan sesamanya,  serta menemukan kembali apa yang telah hilang akibat kesalahan dan dosa, yaitu  damai, suka cita dan keselamatan. Oleh karena itu pertobatan membawa kegembiraan dan suka cita bagi manusia, bahkan juga bagi Allah dan semua orang kudus di sorga. “Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan.”(Luk 15:7).

Dengan demikian, pertobatan adalah jalan yang dianugerahkan oleh Allah bagi setiap orang untuk memperoleh keselamatan. Namun, apakah setiap orang mau mengambil kesempatan tersebut? Tidak sedikit orang mungkin tenggelam dalam pandangan yang kurang tepat akan pentingnya pertobatan, sehingga mereka kurang terbuka hati untuk penerima kesempatan tersebut.  Pertobatan dimulai dari diri sendiri, yaitu dari kesadaran iman bahwa Allah adalah Bapa yang penuh pengampunan, karena Dia mengasihi manusia, yang tampak jelas lewat Yesus Kristus yang telah datang untuk membela manusia berdosa dan menebus dosa-dosa mereka. “Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat.”(Luk 5:32). Dengan kesadaran tersebut, seseorang akan terdorong untuk datang kepada Allah memohon belas kasihan-Nya.

Dengan demikian, pada dasarnya setiap orang memerlukan pertobatan, sebab setiap orang tidak lepas dari kelemahan dan keterbatasan yang memungkinkan orang jatuh dalam dosa. Oleh karena itu, pengampunan ditawarkan Allah kepada semua manusia. Tinggal sekarang apakah menusia mau menyambut kesempatan berharga, yaitu anugerah  pengampunan Allah tersebut? “Maka datanglah Yohanes ke seluruh daerah Yordan dan menyerukan: “Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu.”(Luk 3:3)

Didik, CM 

Comments are closed.
Translate »