JALAN PENGOSONGAN DIRI
Senin, 30 Januari 2023
Markus 5:1-20
Pada suatu saat, Yesus membebaskan seorang yang kerasukan sekelompok banyak roh jahat. Dengan kuasa-Nya Yesus mematahkan kuasa roh-roh jahat sehingga mereka ketakutan dan tunduk kepada-Nya. “Ketika ia melihat Yesus dari jauh, berlarilah ia mendapatkan-Nya lalu menyembah-Nya, dan dengan keras ia berteriak: “Apa urusan-Mu dengan aku, hai Yesus, Anak Allah Yang Mahatinggi? Demi Allah, jangan siksa aku!” (Mrk 5:6-7). Dengan demikian kuasa yang dimiliki Yesus bisa mengalahkan kekuatan roh jahat, sehingga ketika Yesus hadir di dalam setiap pribadi manusia, maka kekuatan-Nya akan hadir pula untuk mengatasi dan menguatkan mereka dalam menjalani hidupnya untuk menjadi lebih baik.
Oleh karena itu dibutuhkan iman atau menyerahan diri kepada Tuhan Yesus, jika manusia merindukan damai, suka-cita dan keselamatan di dalam hidup mereka. “Orang-orang yang percaya kepada TUHAN adalah seperti gunung Sion yang tidak goyang, yang tetap untuk selama-lamanya.”(Mzm 125:1). Bagaimana supaya setiap orang berani menyerahkan hidupnya kepada Allah dan percaya kepada -Nya? Jalan yang bisa ditempuh adalah dengan mengosongan diri dan mengundang Roh Allah tinggal di dalam hatinya, sehingga bukan diri sendiri yang berkuasa melainkan Sang Sabda yang telah menjadi manusia, yaitu Yesus Kristus yang akan menguasai hati, budi dan tindakannya. “Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.”(Filipi 2:5-7).
Dengan demikian jalan pengosongan diri adalah jalan Yesus Kristus sendiri agar Dia bisa masuk di dalam hidup manusia, dan menyelamatkan manusia. Oleh karena itu jalan tersebut juga jalan yang perlu ditempuh setiap orang agar bisa menerima dan memberi tempat bagi Sang Raja Damai di dalam hidup manusia.
Didik, CM