Roh Bisu Tuli

Roh Bisu Tuli

Senin, 24 Pebruari 2014

Bacaan I               : Yakobus 3: 13-18

Injil                         : Markus 9: 14-29

 

Roh Bisu Tuli

 

“Di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala perbuatan jahat”. Saudara saudari yang terkasih dalam Kristus, itulah pesan singkat yang dikatakan oleh Rasul Yakobus kepada kita sekalian. Ia berpesan bahwa rasa iri hati adalah pangkal dari segala kekacauan yang ada di dalam diri kita maupun di dalam masyarakat. Rasa iri inilah yang memunculkan roh bisu dan tuli. Mengapa bisa demikian? Mari kita lihat dari sejarah umat beriman. Dalam Kitab Suci Perjanjian Lama khususnya Kitab Kejadian kita tahu bagaimana Kain membunuh Habil, awalnya karena iri hati. Selanjutnya kita tahu bagaimana Ysusuf hampir dibunuh oleh para saudaranya karena iri hati. Kita msih dapat membaca kisah-kisah tentang iri hati dalam kitab suci maupun dalam kehidupan kita setiap hari. Ternyata benar bahwa iri hati adalah pangkal kekacauan dan segala perbuatan jahat.

Iri hati adalah awal munculnya roh bisu dan tuli. Tentu saja bisu dan tuli di sini adalah hati manusia. Iri membuat kita tuli terhadap hati nurani kita. Iri juga membuat kita bisu untuk mengungkapkan apa yang baik dan benar. Maka persis seperti kata Tuhan Yesus bahwa roh bisu dan tuli hanya dapat diusir dengan doa. Mengapa demikian? Doa membuat kita bisa peka terhdadap suara Allah yang bergema dalam hati kita. Oleh karena itu, berdoalah senantiasa supaya dapat mendengar Allah yang bersabda dalam hati kita.

One thought on “Roh Bisu Tuli

Comments are closed.

Comments are closed.
Translate »