Tahta Santo Petrus versi Pope Francis
Hari ini kita merayakan pesta tahta St. Petrus. “Tahta” berasosiasi dengan suatu tanda kehormatan, tempat duduk raja, penuh kekuasaan, dan sulit dijangkau oleh orang biasa. Namun Paus Fransiskus mengubah makna tahta Petrus menjadi seperti gambar di bawah ini:
![]() |
Paus menemui seorang yang kehilangan muka seusai audisensi hari Rabu di lapangan santo Petrus. Ia berbicara dengan orang biasa, terutama dengan orang sakit, anak-anakdan orang lanjut usia, serta kaum muda. |
![]() |
Koran New York Times mengatakan “Miracle of acceptance”. Orang ini sakit kangker kulit yang tak tersembuhkan. Dia menemui Paus di hari Rabu saat audiensi di lapangan st. Petrus. |
![]() |
Paus Fransiskus dengan penuh kasih dan kebapaan merangkul dia dan berdoa untuk dia. Dia memang tidak sembuh secara fisik, tapi batin dan spiritualnya mengalami penyembuhan, dikuatkan dan diterima. Seorang paus telah menerima dan dengan hati terbuka memeluk dia! |


