Bekerja
Bacaan: Yohanes 5:17
“Bapaku bekerja sampai sekarang, dan akupun bekerja juga” kata Yesus
“Kalau yang terlahir bayi perempuan akan kubunuh, sedangkan kalau laki-laki akan kubiarkan hidup” kata Nuh pada anaknya Shem dan istrinya. Seluruh keluarganya terkejut dan marah. “Mengapa engkau melaksanakan kehendak Allah dengan membunuh bayi tak berdosa?” kata istri Nuh. “Allah memberi hukuman pada kita, dan menginginkan tak ada lagi manusia jahat di dunia. Hanya binatang tak berdosa akan terus hidup!” jawab Nuh.
Sesudah air bah reda, Nuh bercakap dengan istri shem, “Aku tak tahu mengapa aku tak ingin membunuh bayimu!” “Itulah yang Tuhan berikan padamu! cinta dan pilihan. Engkau memilih kehidupan, bukan menghancurkan!” kata istri Shem. “Allah memberi kesempatan kedua pada kita!
Itulah bagian kisah film NOAH yang baru diputar di bioskop USA. Sayang film ini tak lulus sensor di Indonesia! (Percakapan mereka di atas saya modifikasi sendiri)
Nuh berfikir bahwa Allah mengirim banjir besar untuk memperbaiki ciptaan termasuk dengan menghancurkan cucunya sendiri. Tidak! Allah bekerja memperbaiki ciptaan dengan bantuan kehendak manusia yang penuh cinta. Bukan membunuh tapi mencintai kehidupan. Seorang teolog, Karl Rahner berkata bahwa kerja dan pilihan hidup manusia setiap hari membawa orang pada kepenuhan dan tujuan hidup akhir yaitu kebahagiaan bersama Allah.
Kerja yang kita lakukan setiap hari bukanlah hal rutin biasa yang hanya berfungsi ekononis dan sosial, tidak hanya untuk mencari uang dan mengisi waktu saja. Kerja menjadi aktualisasi diri kita untuk terlibat dalam memperbaiki ciptaan, meneruskan menjaga martabat hidup yang luhur, serta ikut berpartisipasi dalam karya Allah yang terus mencipta sampai sekarang lewat tangan manusia.
Semoga kerja kita hari ini menjadi tanda tanggung jawab kita untuk melestarikan lingkungan, memperbaiki ciptaan, dan meluhurkan martabat kehidupan.
Selamat bekerja!
2 thoughts on “Bekerja”
Sehubunga mulai hari minggu kemarin saya sakit , sehingga kiriman mulai hari saptu sampai selasa 1 april terhapus semua, bisakah saya dapat dikirim ulang renungan pada hari tersebut. Semua renungan saya simpan dalam 1 file.
Atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih
Tuhan Memberkati
MTh Sri untari
Kami coba kirim ulang ke alamat ibu
Comments are closed.