Misteri Kerajaan Allah

Misteri Kerajaan Allah

Bacaan Injil hari ini (Mt 11:25-27) adalah sebagian dari teks yang biasanya dibaca saat pelayanan sakramen minyak suci.

Bacaan ini menarik karena mengajak kita untuk memahami misteri kerajaan Allah. Ada sesuatu yang khusus di sini bahwa misteri Ilahi diberikan terutama bagi orang-orang kecil dan sederhana. Yesus menyebut orang-orang ini berhati mulia dan polos seperti anak-anak. Yesus mensyukuri hal ini karena sesuai dengan kehendak Bapa-Nya di Surga.

Inilah rahasia dari keberpihakan Allah. Rahasia Ilahi ini yang dinyatakan kepada dunia dalam diri Putra-Nya sendiri. Yesus sendiri, melalui hidup dan seluruh karya-Nya, adalah rahmat kasih dan kebaikan sempurna dari Bapa. Kenyataan iman ini yang selalu hadir untuk menyapa dan menghibur kita manusia yang rapuh. Terutama ketika kita bertemu dengan penindasan, penggusuran dan pengucilan terhadap orang-orang kecil. Mereka yang dianggap berdosa, tak sekolah, dianggap bodoh atau diperbodoh dan sampah masyarakat. Terbelakang! Tapi hati orang-orang seperti ini dekat dengan Allah. Merekalah yang menghadirkan kuasa dan keberpihakan Allah. Dalam diri mereka inilah terpancar sentuhan kasih dan kebaikan Ilahi. Pada mereka roh kebijaksanaan hidup dan pengetahuan akan Allah berpihak dan bekerja.

Ada kisah tentang Lazarus dan saudari-saudarinya, Martha dan Maria. Mereka ini menjadi model yang menerima kunjungan Yesus. Maria, dalam kesempatan itu menunjukkan suatu sikap kemuridan dengan duduk di dekat kaki Yesus dan mendengarkan apa yang disabdakan-Nya. Yesus memuji tindakan Maria itu sebagai jauh lebih berharga dari apa yang dapat diberikan oleh dunia (Luk 10).

Yesus sahabat orang-orang kecil mengenal secara utuh kehendak Bapa-Nya. Yesus adalah komunikasi diri dan realitas keselamatan Allah yang sesungguhnya. Pengenalan akan Yesus seperti inilah yang menjadi harapan bagi manusia; kondisi di mana Allah dan kehadiran-Nya membuka mata banyak orang kepada kebebasan dan sukacita sejati.

Marilah kita membuka hati untuk menerima sabda Yesus. Dialah sukacita dan harapan utuh semua orang. Allah telah menyatakan kehendak-Nya untuk tinggal dalam hati manusia. Terutama dalam hati mereka yang dengan tulus dan iklas mau mendengarkan dan menerima kehadiran-Nya.

Comments are closed.
Translate ยป