Hari Selasa Minggu ke 20 Masa Biasa 19 Agustus, 2014

Hari Selasa Minggu ke 20 Masa Biasa 19 Agustus, 2014

Bacaan I. Yehezekiel 28:1-10
Injil Matius 19:23-30

Allah memanggil kita untuk bisa melihat bahwa segala keberhasilan kita ataupun kekayaan kita semuanya berasal dari Tuhan.

Saudara saudari sekalian, bacaan-bacaan hari ini sungguh luarbiasa kekuatannyna; oleh karena itu sangat tidak mudah untuk dicerna. Yehezekiel seperti halnya para nabi yang lain dari Perjanjian Lama dengan sangat tegas menyampaikan apa yang Tuhan firmankan kepadanya. Hari ini Yehezekiel tanpa kecuali dan ragu-ragu berani menegur raja dari Tirus. Raja Tirus memikirkan bahwa dia itu adalah allah. Ia memperbanyak kekayaannya dan karena itu ia jadi sombong dan egois. Dalam pikirannya, ia menganggap bahwa dia itu melebihi semua orang lain di wilayah kerajaannya. Allah mengutus nabi Yehezekiel untuk menyampaikan kepada raja itu bahwa nasibnya akan seram dan mengerikan.

Lalu dalam bacaan injil hari inipun membuat semuanya menjadi lebih jelas bahwa kekayaan dan harta benda yang kita miliki tidak bisa menjadi jaminan bagi kita untuk masuk Kerajaan Surga. Betapapun Yesus tahu bahwa betapa sulitnya seseorang dapat mengorbankan harta miliknya, kekayaannya, keberhasilannya; Semuanya itu akan dapat membuat orang itu sombong dan akhirnya tidak dapat melihat bahwa semuanya itu berasal dari Tuhan…rahmat dan berkat Tuhan.

Saudara-i sekalian,
Setelah mendengar kata-kata Yesus itu para muridpun bingung; mereka bertanya kepada Yesus tentang masa depan; mereka telah memberikan segala sesuatu, meninggalkan segala sesuatu untuk mengikut Yesus. Yesus meyakinkan mereka bahwa bersama Allah, segala sesuatu dapat terjadi. Yesus mengingatkan mereka bahwa Ia akan menyertai mereka bahkan mereka akan bersama Yesus di surga. “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaanNya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel.”

Kedua bacaan hari ini mengingatkan kita semua akan bahaya yang disebabkan oleh kemabukan akan harta kekayaan dan kebanggaan yang hampa akan keberhasilan yang membuat orang menjadi sangat sombong dan lupa diri. Seringkali orang melihat bahwa segala sesuatu yang ia peroleh, kekayaan, keberhasilan, semuanya adalah perjuangannya sendiri, hasil dari kepandaiannya dan ketrampilannya; maka itu akan hanya menjadi suatu malapetaka baginya. Tetapi, kalau setiap orang bisa melihat bahwa segala yang ia peroleh adalah berkat dan rahmat dan kasih Allah, maka orang itu akan dengan leluasa dapat mengungkapkan kebahagiaan dan kegembiraannya dalam Tuhan dan bersama Tuhan. Amin.

Comments are closed.
Translate ยป