Renungan, 2 November 2013
PERINGATAN ARWAH SEMUA ORANG BERIMAN
Yoh 6:37-40
Di rumah ibadat di Kapernaum Yesus berkata kepada orang banyak, Sebab Aku telah turun dari surga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku. Dan inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman. Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman.
Peringatan Arwah semua orang beriman sesungguhnya menyadarkan kita akan kesatuan kita dengan semua orang beriman yang telah meninggal; anggota keluarga kita, sahabat kenalan kita dan sebagainya.
Pada peringatan semua arwah orang beriman kita diajak untuk menjawab minimal satu pertanyaan dasar perkaitan dengan kematian. Sebagai orang yang beriman kepada Kristus, bagaimana sikap kita terhadap kematian? Dalam banyak kasus, kita melihat atau mengalami sendiri bagaimana rasa sedih ditinggalkan oleh orang yang kita cintai. Kita harus mengucapkan selamat jalan untuk anggota keluarga kita yang kita sayangi. Pengalaman bagaimana kita harus melepas pergikan orang yang sungguh kita kasihi.
Pengalaman akan kematian ibu dan ayah saya, menyadarkan saya bahwa hidup di dunia ini sesungguhnya sangat singkat. Kematian datang begitu cepat tanpa ada kompromi. Hidup ini bukan milik kita. Hidup ini milik DIA yang dipercayakan kepada kita. Menyadari hal ini, kesedihan saya menjadi kekuatan karena saya tahu pasti orang tua saya kembali kepada Tuhan yang mempunyai kehidupan ini. Saya percaya mereka kembali kepada Tuhan karena dalam hidup mereka, mereka sungguh mengimani Yesus yang bersabda “Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku ia tidak akan Kubuang …. setiap orang, yang melihat Anak dan percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman (yoh 6:40).
Pada peringatan Arwah semua orang beriman, selain kita merasa kehilangan dan sedih karena anggota keluarga kita dan sahabat kenalan kita telah meninggal, kita pun bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan untuk janji keselamatan yang diberikan kepada mereka. dalam perayaan peringatan ini, kita secara khusus berdoa untuk mereka yang telah meninggal yang masih membutuhkan doa-doa kita semoga iman dan harapan kita akan kebangkitan Kristus senantiasa membawa mereka kepada kehidupa kekal.
Hadiah yang terindah yang bisa kita persembahkan kepada semua arwah orang beriman adalah doa-doa kita. Semoga hari ini dan selama bulan November ini kita berikan waktu kita secara khusus untuk mengingat mereka dalam doa-doa kita.