Menjadi seperti Anak Kecil

Menjadi seperti Anak Kecil

Relief malaikat, Gereja Hati Kudus Yesus, Ganjuran, Yogyakarta
Relief malaikat, Gereja Hati Kudus Yesus, Ganjuran, Yogyakarta

Hari Raya Peringatan Malaikat Pelindung

Ayub 19:21-27
Mazmur 27:7-9, 13-14
Matius 18:1-5, 10

Beberapa dari anda mungkin mempunyai anak, dan saya yakin anda semua pasti pernah merasakan menjadi anak kecil. Seorang anak kecil sangat tergantung pada orang lain, biasanya orang yang lebih tua. Jika dia di dalam rumah, harus ada yang menjaga. Kalau dia mau keluar rumah, harus ada yang mengantar atau menyertai. Alasannya, seorang anak kecil mudah tertimpa bahaya. Dia sangat membutuhkan orang lain untuk melindunginya.

Dalam Injil hari ini, Yesus mengatakan bahwa yang terbesar di Kerajaan Surga adalah mereka yang menjadi seperti seorang anak, yang merendahkan dirinya seperti anak itu. Kata “merendahkan dirinya” di sini adalah sama dengan yang kita dapati di bacaan kedua dari Surat Paulus kepada Umat di Filipi minggu kemarin: Yesus yang setara dengan Allah merendahkan dirinya dan taat sampai mati di salib.

Merendahkan diri, dengan demikian, merupakan sesuatu yang tidak mudah, bahkan berbahaya. Yesus merendahkan diri dan akibatnya dia mati di kayu salib. Jika kita mengikuti Dia, banyak tantangan dan bahaya yang akan kita hadapi. Kita hidup di dunia yang memuja kekuatan dan kekuasaan. Orang yang lemah akan mudah ditindas dan digunakan untuk kepentingan yang kuat.

Yesus sadar akan hal itu dan di ayat-ayat selanjutnya dalam Injil ini memberi peringatan keras bagi mereka yang mencelakakan atau menyesatkan mereka yang merendah seperti seorang anak. Dia pun menjanjikan bahwa akan ada malaikat pelindung yang berhubungan langsung dengan Allah. Jika kita menjadi seperti anak, kita tidak akan sendirian karena malaikat pelindung akan senantiasa menyertai kita.


Malaikat pelindung yang kudus, engkaulah pengawal dan pemimpin kami.

Dalam pemeliharaanNya yang penuh kasih kepada kami, Allah telah mengutus engkau untuk melayani kami yang akan menjadi ahliwaris surga.

Kami mohon kepadamu : Dampingilah kami dalam segala pekerjaan kami, lindungilah kami dalam mara bahaya, beranikanlah kami dalam perjuangan dan pimpinlah kami menuju kemenangan jaya.

Bersama dikau dan semua malaikat kami hendak meluhurkan Allah, karena untuk itulah kami dan dikau diciptakan olehNya. Terpujilah Allah kini dan sepanjang masa. Amin

(disadur dari Madah Bakti)

One thought on “Menjadi seperti Anak Kecil

  1. Seorang anak sangat bergantung pada orang lain, terutama orang tuanya. Kita pun sebagai putera putri Bapa surgawi perlu bergantung kepada Bapa. Tantangannya terletak pada tujuan hidup kita. Pada umumnya kita dibesarkan dan disekolahkan agar menjadi mandiri dan memiliki kemerdekaan. Ini terjadi karena kita memisahkan hidup duniawi dengan rohani. Mungkin kita perlu merevisi tujuan hidup kita: dari sepenuhnya bergantung kepada orang tua, menjadi sepenuhnya bergantung kepada Tuhan. Bahwasanya kita mencapai fase kemandirian itu sangat bagus, namun belum final. Biarlah dalam kemandirian itu kita bisa membuat komitmen untuk bergantung sepenuhnya kepada Bapa.

    Perjalanan ini tidak selalu mudah, namun Bapa memberi kita malaikat pelindung agar kita sampai pada kegenapan rencanaNya atas hidup kita.

    Angel of God, my guardian dear,
    To whom God’s love commits me here;
    Ever this day be at my side,
    To light and guard, to rule and guide.
    Amen.

Comments are closed.

Comments are closed.
Translate ยป