Jerusalem ….oh…. Jerusalem

Jerusalem ….oh…. Jerusalem

Bacaan: Luk 19:41-44

Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota Yerusalem, Ia menangisinya, kata-Nya: “Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu. Sebab akan datang harinya, bahwa musuhmu akan mengelilingi engkau dengan kubu, lalu mengepung engkau dan menghimpit engkau dari segala jurusan, dan mereka akan membinasakan engkau beserta dengan pendudukmu dan pada tembokmu mereka tidak akan membiarkan satu batupun tinggal terletak di atas batu yang lain, karena engkau tidak mengetahui saat, bilamana Allah melawat engkau.”

Yerusalem adalah salah satu kota paling tua di dunia, Kota ini dibangun semenjak Daud menjadi Raja, 2700 tahun sebelum Yesus. Semenjak dahulu kala hingga jaman Yesus, dan masa modern ini, Jerusalem menjadi saksi kekerasan, perang, pertikaian, serta  kerinduan manusia akan yang Ilahi. Beberapa gambar di bawah ini bisa membantu anda tahu mengapa pertikaian terus terjadi di Kota Yerusalem.

IMG_2980

Kalau kita memandang seluruh kota Yerusalem kuno, bangunan yang paling dominan adalah Dome of the Rock, sebuah tempat doa berkubah emas seberat 40 kg. Inilah pusat ibadah umat Islam, dan menjadi tempat suci no 3 paling penting setelah Mekkah dan Madinah di Saudi Arabia. Bangunan ini menjadi tanda saat Nabi Muhammad di tempat ini menerima perwahyuan Ilahi dan Al-Quran, serta perintah umat untuk menjalankan doa 5 waktu. Bangunan ini dibuat tahun 683 Masehi.

IMG_3004

Di dalam tempat ibadah bagian dalam Dome of the Rock ada sebuah gua kecil. Dipercaya inilah gua dalam tanah tempat Nabi berdoa dan naik ke surga menerima perwahyuan Ilahi. Ketika pasukan perang salib menguasai tempat ini, bangunan ini diubah menjadi Gereja. Kemudian saat Israel menguasai tempat ini tahun 1967, mereka membawa Kitab Taurat ke Dome of the Rock. Kini tempat ini dikembalikan pada komunitas Islam untuk berdoa, dan orang Yahudi dilarang masuk ke tempat ini.

IMG_3199

Tembok Barat ini dikenal dengan nama “tembok ratapan.” Ini menjadi sisa-sisa bait Allah yang dibangun raja Herodes di abad 1 Masehi. Inilah satu-satunya  tempat suci bagi orang Yahudi di kota Yerusalem. Ketika Yordan menguasai Yerusalem, orang Yahudi dilarang datang ke tembok ini dari tahun 1948-1967.

IMG_2364

Kalau anda melihat tembok ratapan dari atas, sebenarnya tembok ratapan ini persis ada dibalik Dome of the Rock dan masjid Al-Aqsa. Kadang kita berfikir begitu ironisnya kehidupan beragama ini. Di saat kita berdoa pada Tuhan yang satu dan sama, di satu tempat pula,  kita bertikai dan berebut tempat yang kita klaim suci, sembari mengusir dan membunuh orang lain yang berdoa di tempat itu juga.

Semoga kedamaian dan kerukunan hidup turun di Yerusalem, serta orang bisa menjalankan ibadahnya dengan aman, tanpa kekerasan.

(Foto-foto diatas diambil dari perjalanan ‘scholar program’ 2013). 

Comments are closed.
Translate »