MAKNA PUASA
Kej 27:1-5, 15-29
Mat 9:14-17
Murid-murid Yohanes mempertanyakan mengapa para murid Yesus tidak puasa seperti orang Farisi. Yesus tidak menolak hal puasa, yang mau ditekankan ; bukan sekedar puasa atau sekedar menjalankan kewajiban rutin, namun perlu disertai dengan semangat dan motivasi yang baru/ yang benar. Berpuasa memiliki alasan dan tujuan.
Berpuasa adalah sarana untuk bertobatan agar hidup berubah dan semakin menyerupai Kristus. Artinya berpuasa adalah cara menyangkal diri dan semakin setia mengikuti Kristus. Dengan demikian berpuasa adalah sarana untuk membangun pribadi menjadi memakin baik dan kudus. Jika berpuasa tidak dijalankan dengan tujuan tersebut maka, makna puasa menjadi kabur.
Orang Farisi dan Ahli Taurat sangat ketat dalam pelaksaan puasa, namun cara hidupnya tidak berubah semakin menjadi baik. Mereka masih sering merasa diri lebih dari yang lain (sombong) dan sering mengadili sesamanya. Puasa yang mereka jalani tidak membawa perubahan dalam hidup karena mereka melakukannya dengan motivasi yang lain. Motivasi yang benar dalam menjalankan berpuasa adalah semua untuk bertobat dan semakin dekat dengan Tuhan.
Tuhan yang Maha kasih, terima kasih atas semua yang Engkau berikan kepada kami. Engkau telah memberikan kasih Mu agar kami hidup dalam kasih. Semoga segala yang kami lakukan, kami lakukan dengan kasih. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami, Amin.