Kalahkan kejahatan dengan kebaikan

Kalahkan kejahatan dengan kebaikan

Colossians 3:8-10

Buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu. Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya, dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;

Kitab Kolose mengajakarkan bedanya manusia lama dan baru. Karena baptisan dalam Kristus, orang menjadi manusia baru dan menanggalkan manusia lama. Penulis kitab ini memakai kata “bunuhlah” kehendak yang jahat dengan berkeinginan yang baik. Manusia lama dideskripsikan dengan perbuatan jahat, fitnah, kata-kata kotor, dan dusta. Kitab Galatia 5 mendiskripsikan manusia baru hidup dalam kasih, damai, sukacita, bertahan dalam kesesakan, beriman, dan lemah lembut.

Kolose mengajarkan “kalahkan kejahatan dengan kebaikan.” Uskup saya dulu memiliki motto, “Vince in bono malum,” artinya kalahkan kejahatan dengan kebaikan. Motto ini berasal dari surat Roma 12:21, “Janganlah dikalahkan oleh kejahatan, tapi kalahkan kejahatan dengan kebaikan.”

Kejahatan dalam dirinya sendiri tak pernah mengubah sesuatu menjadi baik. Namun rahmat Allah dalam Roh Kudus bisa mengubah yang jahat menjadi baik. Rahmat Allah punya kekuatan untuk mentranformasi yang buruk dan jahat menemukan jalan menuju kebaikan.

Syarat untuk bisa mengubah yang jahat jadi baik, orang butuh kerendahan hati. Artinya, orang perlu melepaskan perasaan negatif dan prasangka buruk sehingga memberi ruang bagi rahmat untuk bekerja. Kesombongan dan perasaan bahwa saya selalu benar menghalangi rahmat bekerja dengan penuh. Saat orang penuh dengan prasangka, kata-kata dan pikiran kotor, serta kemarahan, kebaikanya tak bisa mengubah dan mengalahkan kejahatan.

Comments are closed.
Translate ยป