Uang

Uang

1--180502-money-animation-dollars

Bacaan I: 1 Timoteus 6:2-12
Bacaan Injil: Lukas 8:1-3

Seorang katekumen yang sedang mempersiapkan penerimaan dalam Gereja Katolik bercerita di Gereja Santa Anna Jakarta, salah satu alasan dia meninggalkan Gerejanya yang lama, karena ia merasa janggal dan hatinya tidak tenang, saat pemimpin rohani yang diikutinya justru lebih menekankan unsur kesuksesan dunia sebagai ukuran berkat rohani. “Kalau kita suka dengan sebuah mobil, kita diajak untuk menepuk-nepuk mobil itu sambil berkata bahwa mobil itu adalah mobil kita. Niscaya dengan keyakinan dan iman yang kuat, Tuhan akan memberi mobil semacam itu untuk kita.”

Dalam kesempatan lain, seorang umat di Sydney berbagi kegelisahannya. Dia bertanya, “Pastor, apa pendapat pastor tentang Teologi Kemakmuran? Minggu lalu dalam acara pendalaman iman, salah satu anggota yang diminta jadi pembicara membahas tentang Teologi Kemakmuran. Rasa-rasanya koq janggal begitu…”. Teologi Kemakmuran yang menekankan keberlimpahan materi sebagai tanda berkat Tuhan memang bukanlah iman Katolik.

Sudah sedari awal Injil diwartakan, uang mendapat perhatian. Injil menceritakan tentang para wanita yang menjadi murid Yesus, dan mereka yang mendukung Yesus dan para murid dengan kemampuan finansialnya. Uang tentu saja penting untuk membiayai keperluan-keperluan praktis para pewarta kabar baik. Di sisi lain, 30 keping uang perak menjadi harga sebuah pengkhianatan seorang murid terhadap Sang Guru. Uang, menjadi kutukan yang mengantar Yudas menggantung dirinya didera rasa bersalah saat Sang Guru akhirnya dirajam siksaan dan wafat disalib.

Menyadari bahaya uang menjadi Mamon, berhala, Paulus memperingatkan: akar segala kejahatan adalah cinta uang (1 Tim 6:10). Ia mengingatkan bahwa kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia, dan kita pun tidak dapat membawa apa-apa ke luar dunia. Hasrat yang kuat akan kekayaan bisa mengganti Yesus dengan uang sebagai pusat hidup. Saat uang menjadi tujuan dan bukan lagi sarana, uang bergeser menjadi Mamon yang mengontrol hidup. Pilihan tak lagi dijatuhkan berdasar baik atau buruk tetapi menguntungkan atau tidak menguntungkan.

Umat Kristiani membutuhkan uang, tetapi hanya melayani dan menyembah Tuhan.

Comments are closed.
Translate »